RAGAM
Raffi Ahmad Ikut Pembekalan Kabinet di Akademi Militer Magelang
AKTUALITAS.ID – Raffi Ahmad, selebritas ternama yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih yang mengikuti pembekalan di Akademi Militer Magelang. Dalam pernyataannya, Raffi mengungkapkan bahwa ini merupakan kesempatan berharga untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Ini menjadi kesempatan saya mengabdikan diri kepada Tanah Air tercinta,” ujar Raffi Ahmad dalam kutipan dari sebuah channel YouTube, Kamis (24/10/2024).
Raffi menegaskan bahwa dirinya tidak merasa khawatir atau takut menghadapi pembekalan yang dirancang khusus untuk para menteri, wakil menteri, staf khusus, dan utusan khusus presiden. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk kekompakan dan kebersamaan di antara para pejabat kabinet.
“Semua diberangkatkan Pak Presiden ke Magelang untuk wajib militer agar kompak bersama. Jadi, biar solid dan bersama-sama menghadapi tantangan,” tambahnya.
Melalui akun media sosial pribadinya, Raffi juga meminta doa dari masyarakat agar dapat menjalani proses pembekalan ini dengan baik dan lancar.
“Bismillah, Kabinet Merah Putih pembekalan di Akademi Militer Magelang,” tulisnya.
Keterlibatan Raffi dalam agenda penting ini menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menjadi perwakilan bagi generasi muda dan pekerja seni dalam kabinet baru ini. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NASIONAL13/08/2026 07:00 WIBMK: Penghinaan Presiden-Wapres Hanya Bisa Diproses Jika Mereka Sendiri Melapor
-
NUSANTARA12/08/2026 22:00 WIBDarurat ! 124 Ribu Orang Ngungsi di Papua Tengah
-
JABODETABEK12/08/2026 21:44 WIBBangun Paulus Hadapi Dua Dakwaan dalam Kasus Dugaan Pemerasan Vincent
-
POLITIK13/08/2026 06:00 WIBPuan: Semua Parpol Bebas Ajukan Calon
-
OASE13/08/2026 05:00 WIBKeajaiban Tubuh Manusia Dibongkar Alquran
-
POLITIK13/08/2026 13:00 WIBGolkar Usul Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah
-
NASIONAL13/08/2026 14:00 WIBSaid Iqbal: RUU Ketenagakerjaan Harus Transparan
-
DUNIA13/08/2026 15:00 WIBKorban Ebola di Kongo Tembus 2.000 Jiwa

















