RAGAM
Lesti Kejora Terancam Denda Rp 1 M, Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Lagu Yoni Dores
AKTUALITAS.ID – Penyanyi dangdut ternama Lesti Kejora tengah menghadapi ancaman denda hingga Rp 1 miliar akibat dugaan pelanggaran hak cipta atas sejumlah lagu ciptaan musisi senior Yoni Dores. Laporan resmi terkait dugaan tersebut telah dilayangkan ke Polda oleh kuasa hukum Yoni Dores, Ilham Suwardi, pada Selasa, 19 Mei 2025.
Dalam keterangan pers yang disampaikan Kamis (22/5/2025), Ilham menjelaskan bahwa kliennya melaporkan Lesti Kejora karena membawakan lagu-lagu ciptaan Yoni tanpa izin resmi, terutama dalam bentuk cover yang diunggah ke platform YouTube.
“Lagu-lagu seperti Cinta Bukanlah Kapal, Bagai Ranting yang Kering, Arjuna Buaya, dan Buaya Buntung dibawakan berulang kali sejak 2017 tanpa seizin pencipta lagu,” ungkap Ilham.
Ia menambahkan, pelanggaran ini bukan terjadi satu atau dua kali saja, melainkan berlangsung terus-menerus hingga sekarang. Karena tidak adanya iktikad baik untuk berkomunikasi dari pihak Lesti, Yoni Dores akhirnya memilih menempuh jalur hukum demi menegakkan haknya sebagai pencipta.
“Jika tidak ditindak, pelanggaran seperti ini bisa menjadi preseden buruk di industri musik,” tegas Ilham.
Lebih lanjut, Ilham juga menyebutkan bahwa Lesti Kejora dan Yoni Dores tidak pernah saling mengenal atau menjalin komunikasi.
“Seandainya ada komunikasi, mungkin masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujarnya.
Dengan laporan yang telah diterima pihak kepolisian, proses hukum kini berjalan dan menjadi perhatian penting bagi para pelaku industri hiburan. Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran agar setiap karya seni dihargai dan dilindungi sebagaimana mestinya. (ARI WIBOWO/DIN)
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara
-
DUNIA06/11/2026 12:00 WIBUsai Kalah Pemilu Sela, Trump Mau Jadi PM Israel
-
NASIONAL06/11/2026 19:00 WIBKementerian PKP Siapkan Pengiriman 2,4 Juta Genteng dari Majalengka, Libatkan 34 UMKM
















