POLITIK
MK Umumkan Sidang Perdana Sengketa Pilkada Dimulai Awal Januari 2025
AKTUALITAS.ID – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Suhartoyo, mengumumkan bahwa sidang perdana terkait sengketa hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan berlangsung pada awal Januari 2025. Dalam keterangan resminya di Gedung MK, Jakarta Pusat, pada Senin (9/12/2024), Suhartoyo menjelaskan bahwa saat ini MK masih membuka proses pengajuan permohonan perkara dari para pemohon.
“Ya, kira-kiranya di awal Januari ya (sidang perdana),” ucap Suhartoyo. Ia menjelaskan bahwa jadwal sidang perdana masih dalam tahap penyusunan dan akan dilaksanakan setelah proses registrasi gugatan selesai dilakukan.
“Kalau pasti tanggal 3 (Januari), ya setengah 4 hari dari kemudian atau 3 hari, karena selambat-lambatnya bisa 1 hari, bisa 2 hari. Tapi ada hukum acara yang pemanggilan itu harus 3 hari kerja,” tambahnya. Suhartoyo menekankan pentingnya pemanggilan para pihak, khususnya pihak pemohon dan pihak terkait, yang wajib dilaksanakan sebelum sidang perdana digelar.
Saat ini, tercatat total 152 gugatan yang telah diajukan ke MK. Dari jumlah tersebut, 119 gugatan merupakan sengketa hasil Pilkada Bupati, sementara 33 gugatan lainnya adalah untuk Pilkada Wali Kota. Hingga siang ini, tidak ada gugatan terkait Pilkada Gubernur yang masuk.
Pengajuan permohonan perkara Pilkada 2024 dibuka sejak 27 November hingga 18 Desember 2024. Dalam Peraturan MK Nomor 4 Tahun 2024, terdapat dua skema waktu untuk pelaksanaan sidang perdana, yaitu skema pertama yang mengusulkan waktu antara 24-31 Desember 2024 dan skema kedua antara 9-14 Januari 2025.
Suhartoyo menjelaskan bahwa penyusunan dua skema ini dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan jumlah perkara yang didaftarkan. “Jadi jadwal sidang pun bergantung pada banyaknya perkara yang masuk. Jika jumlah gugatannya tidak terlalu signifikan, mungkin bisa dilakukan registrasi dalam satu tahap,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa jika jumlah permohonan melebihi 300, MK akan mempertimbangkan registrasi tahap kedua untuk menghindari overlap dan bentrok dalam jadwal persidangan. Dengan demikian, kesiapan MK dalam menangani sengketa pilkada dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. (Enal Kaisar)
-
OLAHRAGA26/06/2026 04:30 WIBUruguay vs Spanyol: Duel Hidup Mati Menuju Babak 32 Besar
-
POLITIK26/06/2026 06:00 WIBGanjar Minta Prabowo Sebut Dalang Demo Bayaran
-
FOTO26/06/2026 05:35 WIBFOTO: Menko Infra AHY Pimpin Rapat Tingkat Menteri Bahas Tata Kelola Kebandarudaraan
-
RIAU26/06/2026 21:00 WIBPolres Bengkalis Tangkap Dua Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Motor
-
NASIONAL26/06/2026 20:49 WIBSudah Empat Peserta SPPI Meninggal, Pemerintah Baru akan Evaluasi Pelatihan Latsarmil
-
EKBIS26/06/2026 07:00 WIBBahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Akan Naik Meski Dunia Memanas
-
EKBIS26/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 2 Persen
-
OASE26/06/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Sebut Kikir Jalan Menuju Kerugian

















