NASIONAL
Langgar Kode Etik, MKD Jatuhkan Hukuman Nonaktif 6 Bulan Kepada Ahmad Sahroni
AKTUALITAS.ID – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Ahmad Sahroni. Anggota DPR dari Partai NasDem itu dinyatakan melanggar kode etik karena ucapannya dianggap tidak bijak dan tak pantas di ruang publik.
Wakil Ketua MKD Imron Amin mengatakan, Sahroni seharusnya bisa menanggapi kritik publik dengan kalimat yang sopan dan bijaksana.
“Pernyataan Teradu Ahmad Sahroni yang dipersoalkan para pengadu dinilai tidak bijak,” ujar Imron saat membacakan putusan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Atas pelanggaran itu, MKD menjatuhkan hukuman nonaktif selama enam bulan kepada Sahroni sebagai anggota DPR RI. Hukuman itu dihitung sejak masa penonaktifannya oleh Partai NasDem.
“Selama masa penonaktifan, tidak mendapatkan hak keuangan,” tegas Imron.
Putusan tersebut merupakan hasil permusyawaratan pimpinan dan anggota MKD, bersifat final dan mengikat sejak dibacakan.
Selain Sahroni, MKD juga memutuskan Nafa Urbach dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio turut melanggar kode etik dan tetap berstatus nonaktif dengan jangka waktu berbeda.
Sementara itu, dua nama lain, Surya Utama alias Uya Kuya dan Adies Kadir, dinyatakan tidak melanggar dan kini kembali aktif sebagai anggota DPR RI. (PURNOMO/DIN)
-
FOTO30/03/2026 18:56 WIBFOTO: Kebahagiaan AHY Sambut Anak Kedua
-
RAGAM30/03/2026 18:30 WIBSerial “Harry Potter” Musim Kedua Mulai di Siapkan HBO
-
RIAU30/03/2026 18:00 WIBAstragraphia Resmikan Gedung Baru, Perkuat Layanan Solusi Teknologi di Wilayah Riau
-
RIAU30/03/2026 21:00 WIBDua Tersangka Narkoba Jaringan Internasional Terendus, 16,37Kg Sabu dan 40,146 Butir Ekstasi Berhasil Disita
-
JABODETABEK30/03/2026 19:00 WIBSembunyikan Mayat Dalam “Freezer”, Pelaku Pembunuhan Berhasil Dibekuk
-
OLAHRAGA30/03/2026 16:00 WIBMarco Bezzechhi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026
-
NASIONAL30/03/2026 14:00 WIBDalih ‘Telanjur’, Menkop Paksakan Ribuan Pikap India Masuk Desa
-
PAPUA TENGAH30/03/2026 17:30 WIBGelombang Demo Terkait Rolling Jabatan Direspon Bupati Mimika

















