DUNIA
Menlu Rusia Lavrov: Board of Peace AS Gagal Menggantikan Peran PBB
AKTUALITAS.ID – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak dapat menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menyelesaikan konflik internasional, termasuk situasi di Gaza.
Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov pada Rabu, saat menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan Dewan Perdamaian buatan AS mengambil alih fungsi PBB.
“Tidak. Ini cerita yang berbeda,” kata Lavrov.
Lavrov menilai Amerika Serikat kurang menyukai mekanisme PBB karena mengharuskan kompromi dengan banyak negara. Menurutnya, Board of Peace justru dirancang agar dikendalikan langsung oleh Washington.
“Mereka ingin mekanisme itu menyerupai dewan perdamaian. Mereka akan berkata, ‘Kami akan mengelolanya,’ mereka yang memutuskan, lalu semua pihak berkumpul dan mencari solusi,” ujar Lavrov.
Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Board of Peace dan mengundang para pemimpin dari sekitar 50 negara untuk bergabung. Dewan tersebut disebut-sebut bertujuan menangani konflik global, termasuk krisis kemanusiaan di Gaza.
Dalam perkembangan terkait, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesiapan Moskow untuk mendukung Dewan Perdamaian dengan dana sebesar 1 miliar dolar AS, yang berasal dari aset Rusia yang sebelumnya dibekukan oleh Amerika Serikat.
“Kita bisa mentransfer 1 miliar dolar AS dari aset Rusia yang dibekukan di bawah pemerintahan AS sebelumnya ke Dewan Perdamaian,” kata Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia, Rabu (21/1/2026).
Putin menegaskan Rusia akan mempertimbangkan keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian setelah Kementerian Luar Negeri Rusia mempelajari dokumen terkait dan melakukan konsultasi dengan mitra-mitra strategis.
Ia juga menekankan bahwa Rusia secara konsisten mendukung berbagai upaya untuk memperkuat stabilitas dan perdamaian internasional, selama tetap menghormati hukum internasional dan peran lembaga multilateral seperti PBB. (Mun)
-
POLITIK08/10/2026 20:00 WIBPengamat SDI: Putusan MK Gibran Buka Kotak Pandora Baru
-
NUSANTARA08/10/2026 23:00 WIBSopir Ojol Tewas Ditikam Anak Kekasihnya di Kamar Kos
-
DUNIA08/10/2026 21:00 WIBTrump Klaim Kerusuhan Prancis Terkait Singgung Migrasi dan Islam
-
NASIONAL08/10/2026 22:00 WIBIni Kriteria yang Berhak Dapat Subsidi Haji Rp 3 Juta
-
NASIONAL08/10/2026 19:00 WIBPuadi : Demokrasi Bisa Kalah oleh Algoritma
-
POLITIK09/10/2026 07:00 WIBPKB Dorong Pembentukan Pansus Ijazah Gibran
-
EKBIS09/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas Nyaris Jebol ke Bawah 6.000
-
POLITIK09/10/2026 11:02 WIBGolkar Pastikan Prabowo Maju Lagi di 2029
















