RAGAM
Jangan Buru-buru Cairkan! Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Ternyata Berbunga Majemuk
AKTUALITAS.ID – BPJS Ketenagakerjaan memastikan dana Jaminan Hari Tua (JHT) tidak memiliki masa kedaluwarsa dan tetap berkembang setiap tahun meskipun peserta sudah tidak lagi membayar iuran.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Depok, Novarina Azli, menjelaskan saldo JHT dikelola secara profesional dan diinvestasikan pada instrumen yang relatif aman, seperti surat berharga negara (SBN), deposito, obligasi, serta sebagian kecil pada saham dan reksa dana.
“Saldo JHT akan terus bertambah karena mendapatkan hasil pengembangan setiap tahun. Bahkan, imbal hasilnya secara historis berada di atas rata-rata bunga deposito perbankan dan tidak ada potongan biaya administrasi,” ujar Novarina, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, hasil pengelolaan dana tersebut dibukukan setiap tahun sehingga menambah nilai saldo peserta. Sebagai ilustrasi, jika seorang peserta memiliki saldo JHT sebesar Rp20 juta dan memperoleh hasil pengembangan 5 persen dalam satu tahun, maka saldo dapat bertambah sekitar Rp1 juta menjadi Rp21 juta tanpa perlu setoran tambahan.
Jika dana tidak dicairkan dalam beberapa tahun, pengembangannya bersifat akumulatif atau berbunga majemuk. Artinya, hasil pengembangan tahun berikutnya dihitung dari saldo terakhir yang sudah bertambah.
“Ini yang membuat nilainya bisa semakin besar seiring waktu,” jelasnya.
Berbeda dengan tabungan biasa yang umumnya dikenakan biaya administrasi bulanan, saldo JHT tidak dipotong biaya administrasi. Dengan demikian, dana peserta tetap utuh dan terus berkembang.
“Kalaupun tidak diambil sekarang, justru bisa lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Dana ini memang disiapkan sebagai tabungan hari tua sehingga manfaat optimalnya akan terasa jika dibiarkan berkembang,” tegas Novarina.
BPJS Ketenagakerjaan juga mengingatkan peserta dapat memantau perkembangan saldo JHT secara berkala melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Transparansi pengelolaan dana menjadi komitmen lembaga untuk memastikan peserta merasa aman dan memahami pertumbuhan dananya dari waktu ke waktu.
Dengan penjelasan ini, peserta diharapkan mempertimbangkan secara matang sebelum mencairkan dana JHT dan melihat potensi manfaat jangka panjang yang dapat diperoleh. (Kusuma/Mun)
-
EKBIS05/10/2026 07:00 WIBMenhub Bongkar Rencana Aturan Tarif Transportasi
-
NUSANTARA05/10/2026 12:30 WIBBMKG: Gempa M5,9 Sumba Ternyata Dipicu Sesar Aktif
-
JABODETABEK05/10/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Senin Ini Sebelum Kena Tilang
-
EKBIS05/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.055 Pagi Ini
-
DUNIA05/10/2026 12:00 WIBHouthi Klaim Hantam Fasilitas Minyak Riyadh
-
NUSANTARA05/10/2026 07:30 WIBDarurat Beracun! Palangka Raya Tenggelam dalam Kabut Asap Pekat
-
EKBIS05/10/2026 10:30 WIBRupiah Dibuka Melemah di Rp17.900
-
POLITIK05/10/2026 06:00 WIBPKB: Demokrasi Butuh Penyederhanaan Partai
















