Connect with us

NASIONAL

Wartawan Tempo Mengaku Dipaksa Hapus Foto Personel TNI di Kejagung

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Seorang wartawan Tempo mengaku mengalami insiden saat menjalankan tugas jurnalistik di kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). Menurut keterangan yang dipublikasikan Tempo, ponselnya diperiksa oleh dua prajurit TNI dan ia diminta menghapus foto-foto yang memuat personel TNI yang sedang berjaga.

Berdasarkan laporan Tempo, peristiwa itu terjadi ketika wartawan sedang mendokumentasikan situasi di area belakang gedung utama Kejaksaan Agung, dekat Adhyaksa Cafe. Sebelum mengambil gambar, wartawan tersebut mengaku telah memperkenalkan diri sebagai jurnalis Tempo dan meminta izin untuk memotret.

Tak lama setelah pengambilan gambar, dua prajurit berpangkat Prajurit Kepala (Praka) menghampiri wartawan tersebut. Menurut Tempo, kedua prajurit meminta telepon genggam wartawan, memeriksa galeri foto, lalu meminta seluruh dokumentasi yang menampilkan personel TNI dihapus, termasuk dari folder sampah.

BACA JUGA  DPR Tekan Kejagung Bongkar Skandal Ekspor CPO

Tempo juga menyebut wartawannya menjelaskan bahwa pengambilan gambar dilakukan untuk kepentingan peliputan mengenai pengamanan di lingkungan Kejaksaan Agung. Permintaan untuk mewawancarai kedua prajurit, menurut laporan tersebut, ditolak.

Dalam rekaman suara yang disebut dimiliki Tempo, kedua prajurit dikabarkan beberapa kali meminta agar penghapusan foto dipastikan telah selesai dilakukan. Setelah foto-foto dihapus, ponsel kemudian dikembalikan kepada wartawan.

Menurut laporan tersebut, insiden itu disaksikan sejumlah personel TNI lain yang berada di lokasi serta seorang wartawan magang Tempo.

Tempo juga melaporkan bahwa sekitar satu pleton personel TNI masih berjaga di kompleks Kejaksaan Agung pada Kamis siang dengan membawa senjata laras panjang dan berseragam lengkap, sementara aktivitas pegawai Kejaksaan Agung tetap berlangsung seperti biasa.

BACA JUGA  Heboh Isu Pindah Kewarganegaraan, Kejagung Pastikan Riza Chalid Tetap WNI

Peristiwa ini terjadi sehari setelah pengamanan terhadap rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas menyatakan pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan Kejaksaan Agung sebagai bagian dari kerja sama antarlembaga berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang pelindungan negara terhadap jaksa. Ia juga menyatakan pengamanan tersebut tidak berkaitan dengan proses penggeledahan yang dilakukan penyidik kepolisian.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai insiden antara wartawan Tempo dan dua prajurit TNI masih mengacu pada laporan yang dipublikasikan Tempo. Belum terdapat keterangan resmi dari TNI mengenai dugaan pemeriksaan ponsel dan permintaan penghapusan foto tersebut. (Bowo/Mun)

TRENDING