Connect with us

NUSANTARA

Polisi Tangkap Pencuri Besi Kampung Melayu

Aktualitas.id -

Ilustrasi borgol, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aksi komplotan pencuri pagar besi atau yang kerap dijuluki “rayap besi” di taman bawah kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, mulai terungkap. Polisi telah menangkap satu orang yang diduga terlibat dalam pencurian pagar besi yang meresahkan warga dalam beberapa hari terakhir.

Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan bahwa satu pelaku telah diamankan. Namun, polisi memastikan penyelidikan belum berhenti karena diduga masih ada pelaku lain yang ikut terlibat dalam aksi tersebut.

“Sudah diamankan satu orang,” kata Samsono saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).

Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun jumlah pasti anggota komplotan yang masih dalam pengejaran.

Kasus ini mencuat setelah pagar besi taman di bawah Flyover Kampung Melayu dilaporkan hilang dalam waktu singkat. Warga mengaku pagar yang sebelumnya masih terpasang tiba-tiba lenyap hanya dalam hitungan tiga hingga empat hari.

Seorang warga bernama Ana (38) mengaku para pelaku beraksi secara terbuka tanpa menimbulkan kecurigaan. Menurutnya, mereka bekerja dengan tenang sehingga banyak warga mengira mereka merupakan petugas resmi yang sedang melakukan pembongkaran atau perawatan fasilitas umum.

“Banyak yang mengira mereka petugas dinas karena bekerjanya santai. Tidak ada yang curiga,” ujar Ana.

Ia memperkirakan komplotan tersebut beranggotakan lebih dari lima orang. Mereka disebut membawa peralatan seperti linggis dan palu untuk mencopot pagar besi satu per satu.

Setelah berhasil dilepas, pagar-pagar besi itu kemudian diangkut menggunakan bajaj yang telah menunggu di sekitar lokasi sebelum dibawa pergi.

“Saya lihat mereka angkut pakai bajaj. Yang mengambil bukan orang sini karena kami tidak mengenal mereka,” katanya.

Keterangan warga tersebut kini menjadi salah satu bahan pendalaman penyidik untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan kemungkinan keterlibatan penadah besi hasil curian.

Polisi memastikan pengejaran terhadap anggota komplotan lainnya masih terus dilakukan. Aparat juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan pencurian fasilitas umum agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Kusuma/Mun)

Continue Reading

TRENDING