Connect with us

NUSANTARA

Herman Deru Resmikan SMA Negeri Ketapat Bening, Target Jadi Role Model Pendidikan Sumsel

Aktualitas.id -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan Gedung SMA Negeri Ketapat Bening di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (15/07/2026)

AKTUALITAS.IDGubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan Gedung SMA Negeri Ketapat Bening di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (15/07/2026). Ia berharap sekolah tersebut menjadi role model pemerataan pendidikan berkualitas di wilayah terpencil Sumatera Selatan.

Dalam peresmian itu, Herman Deru menegaskan pendidikan merupakan investasi paling berharga bagi masa depan. Pendidikan menjadi instrumen utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan dan kebodohan.

“Kalau bicara pendidikan, kita tidak bicara biaya. Jangankan pemerintah, orang tua pun rela menjual hartanya demi anak bisa bersekolah. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan pada kasta tertinggi dalam kehidupan. Di dalamnya ada ilmu agama, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” ujar Herman Deru.

BACA JUGA  Majelis Hakim Vonis 14 Tahun Penjara Bandar Sabu di Palembang

Ia mengatakan, pemerataan pendidikan tidak boleh hanya dinikmati masyarakat di wilayah perkotaan. Menurut dia, sekolah yang berada di daerah terpencil juga harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

Herman Deru menegaskan kehadirannya di Muratara menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperluas akses pendidikan. Ia berharap SMA Negeri Ketapat Bening mampu menjadi ikon pendidikan di wilayah tersebut sekaligus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah di daerah terluar Sumsel.

“Saya sengaja datang ke sini karena begitu pentingnya pendidikan. Walaupun sekolah ini jauh dari ibu kota provinsi, pelayanannya harus istimewa. Jadikan SMA Negeri Ketapat Bening sebagai ikon pendidikan Muratara dan contoh bagi sekolah-sekolah di daerah terjauh di Sumsel,” tegasnya.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Sumsel Apresiasi Pedagang Terapkan Protokol Kesehatan

Selain menekankan pemerataan pendidikan, Herman Deru juga mengingatkan pentingnya memuliakan profesi guru. Menurutnya, seluruh guru memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga tidak boleh dibedakan.

“Saya selalu mengingatkan agar kita tidak membeda-bedakan guru. Semua guru memiliki andil yang sama dalam mencerdaskan anak bangsa. Guru harus ditempatkan pada posisi yang istimewa, karena tidak ada profesi apa pun yang lahir tanpa jasa seorang guru,” kata dia.

Herman Deru juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, masyarakat, hingga peserta didik, untuk bersama-sama menjaga kualitas proses belajar mengajar. Ia menilai keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam membangun karakter generasi muda yang percaya diri dan mampu bersaing.

BACA JUGA  Bupati Dodi Reza: Donasi ASN Muba Peduli Bencana Tembus Hampir Rp1,5 Miliar

“Yang paling saya khawatirkan adalah rasa minder pada anak-anak muda. Karakter seperti itu harus dihilangkan. Keberanian harus dibangun di atas dasar ilmu pengetahuan, bukan semata-mata orientasi materi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Musi Rawas Utara Junius Wahyudi mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Hj. Mondyaboni menyebut peresmian SMA Negeri Ketapat Bening menjadi tonggak baru pemerataan pendidikan di Muratara. Ia menambahkan pembangunan sekolah tersebut didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan diharapkan mendorong lebih banyak dunia usaha berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Sumatera Selatan. (Yoke)

TRENDING