Connect with us

EKBIS

Eddy Soeparno Dorong BUMN Terus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan transformasi agar mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, lingkungan hidup, dan pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Eddy saat memberikan sambutan sebagai Ketua Dewan Juri Kehormatan TJSL & CSR Award BUMN Track 2026, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Menurut Eddy, perjalanan BUMN telah mengalami perubahan panjang, mulai dari era Perusahaan Negara (PN), berkembang menjadi korporasi modern di bawah Kementerian BUMN, hingga mampu bersaing di tingkat global.

Namun, ia menilai transformasi tersebut perlu terus dilanjutkan dengan memperluas nilai yang dihasilkan BUMN. Tidak hanya bagi pemegang saham atau shareholder, tetapi juga bagi masyarakat sebagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA  Waka MPR Wanti-Wanti BBM Nonsubsidi Bocor ke Pertalite

“Keberhasilan BUMN memang tercermin dari meningkatnya nilai perusahaan, harga saham, dividen kepada negara, maupun pangsa pasar. Namun pertanyaan yang jauh lebih penting adalah apakah keberhasilan tersebut juga menghadirkan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial, mengurangi kesenjangan, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar Eddy.

Eddy mengatakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kini telah berkembang dan tidak lagi sebatas kegiatan filantropi atau bantuan sosial.

Menurutnya, TJSL perlu menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“BUMN harus tampil sebagai agent of change sekaligus agent of social justice. Kehadiran BUMN harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program-program yang mampu meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ekonomi rakyat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

BACA JUGA  Eddy Soeparno Dorong Solusi Komprehensif untuk Krisis Sampah di Balikpapan

Eddy juga menyoroti perubahan dalam dunia usaha global. Menurutnya, keputusan investasi saat ini semakin mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Isu perubahan iklim, efisiensi energi, transisi menuju energi bersih, pengelolaan limbah, hingga jejak karbon menjadi sejumlah faktor yang semakin diperhatikan investor.

“Hari ini investor tidak hanya melihat besarnya earning per share, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola carbon footprint-nya. Kinerja lingkungan kini menjadi faktor yang memengaruhi nilai perusahaan, daya saing, bahkan keputusan investasi,” jelas Eddy.

Karena itu, Eddy mendorong agar pelaksanaan TJSL terintegrasi dengan strategi ESG perusahaan. Dengan begitu, program yang dijalankan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus dampak sosial dan lingkungan dalam jangka panjang.

BACA JUGA  Kasus Asabri dan Jiwasraya Mahfud: Modus Operandinya Sama

“Program TJSL adalah investasi jangka panjang yang memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan kepercayaan investor, menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memperbesar nilai perusahaan di masa depan,” ujarnya.

Eddy turut mengapresiasi penyelenggaraan TJSL & CSR Award BUMN Track 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus mendorong berbagai praktik baik dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan di lingkungan BUMN.

Ia berharap ke depan keberhasilan BUMN dapat dilihat dari tiga aspek, yakni kinerja ekonomi yang sehat, manfaat sosial yang nyata, serta kualitas lingkungan yang tetap terjaga.

“Ketiga aspek tersebut merupakan fondasi utama bagi BUMN untuk terus tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tutup Eddy. (Mun)

TRENDING