NASIONAL
Eddy Dukung Walkot Farhan Usut Tuntas Penebangan 10 Pohon
AKTUALITAS.ID – Kasus penebangan sedikitnya 10 pohon berukuran besar di kawasan Jalan RE Martadinata – Jalan Cihapit, Kota Bandung, terus menuai sorotan. Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, mendukung langkah Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk membongkar tuntas dugaan pelanggaran di balik penebangan pohon yang memicu kemarahan publik tersebut.
Eddy menegaskan, pohon-pohon yang telah tumbuh selama puluhan tahun tidak bisa dipandang sekadar sebagai tanaman penghias kota. Menurutnya, pohon besar merupakan aset ekologis yang memiliki peran vital dalam menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menekan suhu perkotaan, hingga mengurangi risiko banjir akibat limpasan air hujan.
Penebangan yang terjadi di depan bangunan lapangan padel dan kafe itu, kata Eddy, harus menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk mengevaluasi tata kelola perlindungan ruang terbuka hijau di Kota Bandung.
“Di tengah tantangan polusi udara, suhu perkotaan yang terus meningkat, dan semakin terbatasnya ruang terbuka hijau, penebangan pohon besar harus menjadi pilihan terakhir. Jangan sampai kepentingan komersial mengorbankan kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Eddy, dikutip, Senin (3/8/2026).
Politikus PAN itu juga mendukung kebijakan moratorium penebangan pohon yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kebijakan tersebut harus dijadikan momentum memperketat pengawasan terhadap setiap izin penebangan agar tidak disalahgunakan.
Eddy meminta Pemerintah Kota Bandung mengusut seluruh proses penebangan, mulai dari legalitas perizinan, kepatuhan terhadap aturan perlindungan pohon, hingga kesesuaian dengan regulasi lingkungan hidup.
Ia menegaskan, bila ditemukan adanya pelanggaran prosedur ataupun penyalahgunaan izin, aparat penegak hukum harus bertindak tanpa kompromi.
“Saya mendukung langkah Wali Kota Kang Farhan untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Penegakan hukum yang tegas akan menjadi pesan bahwa setiap pembangunan di Kota Bandung harus menghormati hukum dan mengedepankan keberlanjutan lingkungan,” tegasnya.
Menurut Eddy, pembangunan dan investasi memang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pembangunan tidak boleh mengorbankan keberadaan pohon-pohon besar yang selama ini menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem perkotaan.
Ia mengingatkan bahwa kualitas udara di berbagai kota besar semakin menghadapi tekanan akibat berkurangnya ruang hijau. Karena itu, keberadaan pohon harus diperlakukan sebagai infrastruktur ekologis yang sama pentingnya dengan jalan maupun bangunan.
Bagi Eddy, menjaga pohon-pohon yang telah hidup puluhan tahun bukan sekadar menjaga estetika kota, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat, ketahanan lingkungan, dan warisan yang akan dinikmati generasi mendatang. Dengan dukungan terhadap langkah Wali Kota Bandung mengusut kasus ini, ia berharap penegakan hukum dapat memberikan efek jera sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. (Mun)
-
OTOTEK02/08/2026 14:00 WIBBRIN Ingatkan Orbit Bumi Makin Padat Ancaman Tabrakan Satelit Mengintai
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
NUSANTARA02/08/2026 13:00 WIBWasit Tarkam Dikeroyok Suporter Laga Langsung Ricuh
-
DUNIA02/08/2026 12:00 WIBKuwait Gagalkan Serangan Drone Iran ke Fasilitas Pemerintah
-
NUSANTARA02/08/2026 16:00 WIBKebakaran Dahsyat Hantam KMP Mutiara Sentosa 2
-
NASIONAL02/08/2026 11:00 WIBMensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Sambut Siswa Gelombang Kedua
-
NASIONAL02/08/2026 17:00 WIBPolri: Jangan Bangun Narasi Menakutkan soal Pagar Mal
-
JABODETABEK02/08/2026 20:00 WIBPelaku Begal yang Lolos dari Amuk Massa Akhirnya Dibekuk

















