Berita
AS Tekan Israel dan Palestina Harus Nikmati Kebebasan
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Anthony Blinken, menyerukan agar Israel memperlakukan Palestina dengan setara. Blinken mengutarakan seruan itu saat berbincang dengan Menlu Israel, Gabi Ashkenazi, melalui telepon pada Jumat (2/4). “Menlu Blinken menekankan keyakinan pemerintah bahwa Israel dan Palestina harus menikmati kebebasan, keamanan, kemakmuran, dan demokrasi yang sama,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, […]
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Anthony Blinken, menyerukan agar Israel memperlakukan Palestina dengan setara.
Blinken mengutarakan seruan itu saat berbincang dengan Menlu Israel, Gabi Ashkenazi, melalui telepon pada Jumat (2/4).
“Menlu Blinken menekankan keyakinan pemerintah bahwa Israel dan Palestina harus menikmati kebebasan, keamanan, kemakmuran, dan demokrasi yang sama,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price.
Dalam komunikasi itu, Blinken juga mengungkapkan komitmen memperkuat semua aspek kemitraan AS-Israel. Ia juga menyuarakan dukungan terhadap Israel yang telah melakukan normalisasi hubungan dengan sejumlah negara Arab dalam beberapa waktu terakhir.
Sejak Presiden Joe Biden menjabat di Gedung Putih pada 20 Januari lalu, AS dengan hati-hati berupaya menghidupkan kembali solusi dua negara untuk mendamaikan Palestina dan Israel.
Meski Biden tetap menganggap Israel sekutu dekat AS di Timur Tengah, Presiden AS Ke-46 itu mengisyaratkan bahwa pemerintahannya tak akan lagi mendukung negara Zionis itu secara membabi buta seperti yang dilakukan pendahulunya, Presiden Donald Trump.
Dilansir AFP, AS juga kembali meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina setelah merosot drastis di tangan pemerintahan Trump.
AS bahkan menganggap bahwa kontrol Israel terhadap sebagian wilayah Tepi Barat, Palestina, merupakan sebuah bentuk “pendudukan”.
“Kami percaya terkait aktivitas permukiman Israel harus menahan diri dari langkah sepihak yang memperburuk ketegangan dan upaya melemahkan progres solusi dua negara yang tengah dirundingkan,” kata Price.
Langkah itu bertolak belakang dengan kebijakan AS di tangan Trump terkait pendudukan Israel. Semasa Trump menjabat, AS tidak menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai bentuk pendudukan atau okupasi ilegal.
Meski memiliki pandangan yang berbeda soal konflik Israel-Palestina, Blinken menekankan bahwa pemerintahan Biden tidak akan mencabut beberapa kebijakan era Trump, salah satunya soal pengakuan AS bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel.
-
NASIONAL18/09/2026 22:00 WIBPimpin DPR: Jangan Ada Kapal Berlayar Tanpa SOP
-
DUNIA18/09/2026 21:00 WIBSerangan Brutal Houthi Tewaskan 23 Tentara Pemerintah
-
JABODETABEK19/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Sabtu Hadir di 5 Titik Jakarta
-
DUNIA19/09/2026 00:00 WIBGudang Militer Israel di Gaza Dibobol
-
JABODETABEK19/09/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Jakarta Sabtu
-
NASIONAL19/09/2026 06:00 WIBDoa Menggema di DPR untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi

















