Berita
Menpora : Prestasi Olahraga Tingkatkan “Branding” Bangsa
AKTUALITAS.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan prestasi olahraga yang diraih oleh para atlet dapat meningkatkan branding bangsa.
“Komunikasi olahraga dapat menjadi branding nasional. Bahkan pada awal kemerdekaan, bagaimana kegiatan olahraga didorong ke dimensi politik untuk menunjukkan eksistensi bangsa ini. Kalau sekarang lebih pada branding sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dari sport industry ke sport tourism,” ujar Zainudin di Jakarta, Selasa (29/3/2022).
Dia menjelaskan bagaimana Indonesia untuk pertama kalinya mengirimkan atletnya ke ajang Olimpiade di London pada 1948. Meskipun saat itu, terjadi penolakan partisipasi atlet mewakili Indonesia yang mana jika para atlet ingin berpartisipasi harus menggunakan nama Hindia Belanda.
Menurut dia, hal itu merupakan sarana perjuangan bangsa karena pada saat itu masih sedikit negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Indonesia pertama kali tampil di Asian Games di New Delhi pada 1951 dan berhasil memperoleh lima medali perunggu.
Olahraga, lanjut dia, digunakan sebagai sarana politik dan juga sarana pembangunan serta menjadi nation branding pada saat ini. Menpora mengatakan saat ini pemerintah sedang merancang Desain Besar Olahraga Nasional.
“Kita perlu langkah afirmatif dan juga luar biasa, agar prestasi dapat menjadi branding bangsa kita. Saat ini kita merancang Desain Besar Olahraga Nasional, karena tidak mungkin kita bisa berprestasi jika hanya mengandalkan bakat semata,” kata dia lagi.
Rektor Uhamka, Prof Gunawan Suryoputro, mengatakan Indonesia turut berpartisipasi dalam relasi global termasuk diantaranya pada ajang olahraga dan juga ditunjuk sebagai pemimpin G20.
“Sejumlah kegiatan olahraga yang diselenggarakan Indonesia terbukti dapat membuat negara luar mengenal Indonesia. Dengan demikian rasanya tidak berlebihan kalau kita mengangkat nation branding melalui kajian-kajian komunikasi olahraga ini untuk dijadikan pengembangan keilmuan khususnya ilmu komunikasi berkaitan dengan komunikasi global,” kata Gunawan.
Gunawan berharap kepada mahasiswa agar kuliah wawasan ini dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Serta riset dan juga publikasi bagi para dosen.
Kepala Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Uhamka, Farida Hariyati, mengatakan webinar itu diharapkan dapat tetap menghidupkan tradisi akademis di lingkungan Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Uhamka melalui forum ilmiah seminar.
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
EKBIS16/07/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp18.071/USD

















