Berita
Dewan Pers Keluhkan Fenomena Menjamurnya Media
AKTUALITAS.ID – Dewan Pers mengungkapkan keluhannya terkait menjamurnya jumlah media pers yang lahir dewasa ini. Wakil Ketua Dewan Pers, Henry C Bangun, mengungkapkan fenomena tersebut telah menurunkan tingkat kepercayaan publik. “Benar bahwa kami menerima banyak aduan dari kawan-kawan, dengan menjamurnya media pers yang lahir seadanya. Misal dia pemimpin umum, pemimpin redaksi, dan wartawan sekaligus. Hal […]
AKTUALITAS.ID – Dewan Pers mengungkapkan keluhannya terkait menjamurnya jumlah media pers yang lahir dewasa ini. Wakil Ketua Dewan Pers, Henry C Bangun, mengungkapkan fenomena tersebut telah menurunkan tingkat kepercayaan publik.
“Benar bahwa kami menerima banyak aduan dari kawan-kawan, dengan menjamurnya media pers yang lahir seadanya. Misal dia pemimpin umum, pemimpin redaksi, dan wartawan sekaligus. Hal tersebut menurunkan tingkat kepercayaan publik, “ujar Henry
Ia mengatakan, mempertahankan oplah saat ini memang merupakan sesuatu hal berat bagi media cetak. Oleh karena itu, ia berharap media daring seperti JPNN.com bisa memanfaatkan momentum seperti saat ini.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh terkemuka antara lain Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Pakualam X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi, Budayawan Butet Kertadjasa, dan lain-lain.
Dalam sambutannya, Sri Paduka Pakualam X berharap agar media pers seperti JPNN.com tetap dapat membuka wawasan masyarakat berdasarkan berita berintegritas, objektif, dan konstruktif, serta tetap pada koridor pemikiran- pemikiran kritis serta solutif sebagai situs berita yang mengedukasi masyarakat Indonesia.
“Terkhusus bagi wartawan agar selalu berpedoman pada prinsip rereh, ririh dan luruh yakni sabar, cermat, dan hati-hati dalam upaya mulia mewartakan informasi yang ada di masyarakat,” katanya. [republika]
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
EKBIS16/07/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp18.071/USD

















