Berita
Terkait Ketegangan di Timur Tengah, Korsel Imbau Warganya Batalkan Perjalanan ke Iran
AKTUALITAS.ID – Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengeluarkan peringatan khusus perjalanan pada Senin ini, menanggapi ketegangan di Timur Tengah setelah serangan Iran terhadap Israel.
Dalam pernyataan resminya, Kemlu Korsel mempertahankan peringatan level 3 untuk wilayah-wilayah tertentu di Iran, termasuk perbatasan Turki-Irak, provinsi Sistan dan Baluchestan, serta provinsi Khuzestan, Bushehr, dan Hormozgan di sepanjang Teluk Persia.
Warga Korea Selatan diimbau untuk membatalkan atau menunda perjalanan mereka ke Iran, sementara bagi warga yang tinggal di sana, mereka disarankan untuk mengungsi ke negara lain yang aman, kecuali untuk urusan mendesak.
Peringatan khusus ini diberlakukan oleh pemerintah Korsel sebagai respons terhadap risiko keamanan darurat bagi para pelancong dan dapat berlaku hingga 90 hari.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memantau situasi di Iran dan akan mempertimbangkan tindakan tambahan jika diperlukan.
Sebelumnya, Korsel telah meningkatkan peringatan perjalanan ke level 3 untuk seluruh Israel, kecuali Jalur Gaza, di mana peringatan perjalanan level 4 masih tetap berlaku. Ini merupakan langkah proaktif pemerintah Korea Selatan dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga negaranya di tengah dinamika geopolitik yang berubah-ubah di Timur Tengah. (YAN KUSUMA/RAFI
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
DUNIA18/10/2026 08:00 WIBSingapura Ungkap 7 Perusahaan Diduga Picu Asap Karhutla RI
-
RAGAM18/10/2026 17:00 WIBBMKG Ingatkan Pesisir Jakarta hingga Bali Terancam Rob
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
POLITIK18/10/2026 11:00 WIBMTI Minta Parpol Gunakan Rekam Jejak untuk Menyeleksi Pemimpin
-
NASIONAL18/10/2026 10:00 WIBKapolri Minta MUI Kaji Larangan Vape

















