Berita
Hasto Sebut Mahasiswa Gelisah Tentang Intoleransi Di Indonesia
ber-Pancasila menghormati semua agama dan kepercayaan
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan kuliah umum di Universitas Unika Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah. Dalam kuliah umum bertajuk Pancasila Sebagai Pesan/Isu Utama Komunikasi Politik Indonesia itu, Hasto banyak bicara terkait masalah intoleransi di Indonesia.
Hasto mengaku menangkap kegelisahan para mahasiswa tentang masalah intoleransi terjadi di Indonesia.
“Universitas sebagai persemaian semangat kebangsaan bagi anak muda tanpa membedakan yang sifatnya fundamental suku agama yang semuanya sudah selesai untuk itu kegelisahan para mahasiswa ditangkap PDI Perjuangan,” ujar Hasto saat memberikan kuliah umum, Selasa (19/11).
Dalam kuliah umum ini, seorang mahasiswi bernama Anastasya menyampaikan kegelisahannya terkait praktik intoleransi. Menurut Hasto, masalah tersebut harus diatasi bersama dengan mengamalkan Pancasila.
“Itu harus diatasi bersama untuk menciptakan kehidupan berdamai rukun ber-Pancasila menghormati semua agama dan kepercayaan untuk punya hak untuk hidup di negara Pancasila ini,” kata dia.
Hasto memaparkan banyak hal terkait ideologi bangsa Pancasila sebagai tujuan bernegara dan pedoman hidup dalam bangsa yang toleran.
“Kami sampaikan kepada seluruh mahasiswa karena kita perlu di tengah berbagai hiruk pikuk politik akibat noise dalam komunikasi politik yang mengganggu peradaban kita,” kata Hasto.
“Itu harus diganti dengan politik komunikasi yang membangun peradaban kita, yang mencerdaskan yang mengedepankan kesetaraan di warga bangsa punya cita-cita mulia untuk membangun kultur positif bagi bangsa dan negara,” jelas Hasto.
Kuliah umum ini digagas oleh Prodi Komunikasi Fakultas Hukum dan Komunikasi Unika Soegijapranata Semarang. Turut hadir civitas Unika hingga Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi Marcella Simanjuntak.
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
OASE16/07/2026 05:00 WIBAl Quran Bicara Buah sebagai Karunia Allah

















