Berita
Salah Tembak Pesawat, Presiden Iran: Tak Termaafkan
AKTUALITAS.ID – Presiden Iran Hassan Rouhani melalui akun Twitter pribadi pada Sabtu (11/1) mengakui kesalahan angkatan bersenjata negaranya yang tidak sengaja menembak jatuh pesawat Ukraina sehingga menewaskan 176 penumpang dan kru. Ia menyebut kesalahan itu tidak termaafkan. “Penyelidikan internal Angkatan Bersenjata telah menyimpulkan bahwa rudal ditembakkan karena kesalahan manusia, dan menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina dan menewaskan seluruh penumpang […]
AKTUALITAS.ID – Presiden Iran Hassan Rouhani melalui akun Twitter pribadi pada Sabtu (11/1) mengakui kesalahan angkatan bersenjata negaranya yang tidak sengaja menembak jatuh pesawat Ukraina sehingga menewaskan 176 penumpang dan kru. Ia menyebut kesalahan itu tidak termaafkan.
“Penyelidikan internal Angkatan Bersenjata telah menyimpulkan bahwa rudal ditembakkan karena kesalahan manusia, dan menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina dan menewaskan seluruh penumpang yang tidak bersalah,” demikian pernyataan Rouhani.
“Penyelidikan akan terus berlanjut untuk mengidentifikasi dan menuntut pihak yang bertanggung jawab atas tragedi hebat dan tak termaafkan ini. Republik Islam Iran sangat menyesali kesalahan ini, doa saya tujukan kepada semua keluarga yang berkabung. Saya mengucapkan belasungkawa yang tulus.”
Selain Rouhani, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif juga telah meminta maaf atas tragedi tertembak jatuhnya pesawat Ukraina bertipe Boeing 737.
Angkatan bersenjata Iran dalam pernyataan resmi melontarkan alasan bahwa mereka tak sengaja meluncurkan serangan karena salah mengira pesawat sebagai musuh yang akan menyerang.
Iran menyebut bahwa mereka juga terdorong oleh peningkatan aktivitas penerbangan militer Amerika Serikat di titik-titik strategis Iran.
Selain itu, berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Press TV dan dikutip dari CNN.com, sejumlah pusat pertahanan udara Iran melaporkan peningkatan aktivitas radar militer sehingga sistem pertahanan udara mereka lebih sensitif terhadap serangan.
Dalam beberapa hari sebelumnya, Iran sendiri sempat menampik bahwa mereka menembak jatuh pesawat tersebut menggunakan rudal, atas alasan bahwa ada beberapa pesawat komersial yang mengudara di saat bersamaan.
Insiden pesawat Ukraina jatuh ini terjadi ketika ketegangan antara Teheran dan Washington kembali memanas terutama setelah serangan drone AS menewaskan jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak.
-
RIAU30/08/2026 18:30 WIBPisah Haru Mahasiswa KKN UIN Suska Riau di Desa Muntai Barat
-
NUSANTARA30/08/2026 17:00 WIBManager Koperasi Mesuji Ditangkap di Lubuklinggau, Diduga Gelapkan Rp600 Juta
-
DUNIA30/08/2026 18:00 WIBNepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten AI Banjir
-
NASIONAL30/08/2026 19:00 WIBKPK Bongkar Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan
-
NASIONAL30/08/2026 23:00 WIBKPK: RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan
-
DUNIA30/08/2026 21:00 WIB27 Orang Tewas dalam Tragedi Ledakan Usai Serangan Drone Rusia
-
OASE31/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Mengatur Hidup dari Akidah hingga Politik
-
JABODETABEK31/08/2026 07:00 WIBMisteri Kematian Bambang, Elite Politik Bungkam

















