Berita
Penularan Corona Meningkat, Menkes: Surabaya Tak Perlu Lagi PSBB
AKTUALITAS.ID – Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa Kota Surabaya tak perlu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi kendati angka kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 masih tinggi. Menurutnya, PSBB dilaksanakan berkaitan dengan kesanggupan pemerintah daerah pengaju dalam penerapannya. “(Surabaya) Tidak (perlu PSBB lagi). Semua namanya PSBB itu semua permintaan dari daerah, […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa Kota Surabaya tak perlu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi kendati angka kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 masih tinggi. Menurutnya, PSBB dilaksanakan berkaitan dengan kesanggupan pemerintah daerah pengaju dalam penerapannya.
“(Surabaya) Tidak (perlu PSBB lagi). Semua namanya PSBB itu semua permintaan dari daerah, karena menyangkut kesanggupannya dalam penerapannya,” kata Terawan saat meninjau Rumah Sakit Umum dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, (24/6/2020).
Menurut Terawan, keputusan PSBB tidak boleh semena-mena. Segala pertimbangan harus dilakukan, juga didiskusikan secara matang oleh seluruh stakeholder yang ada di Surabaya. “Tinggal didiskusikan saja teknik-teknik apa yang bisa membuat kasus di surabaya ini bisa mereda, turun, dan terutama kasus kematiannya bisa turun, bahkan kalau bisa zero,” ujarnya.
Ia mengatakan, hal yang paling penting untuk menurunkan angka corona ialah pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Ia berharap itu jadi kebiasaan di tengah masyarakat. “Kalau karena protokol kesehatan, ya, protokol kesehatannya harus terus didisiplinkan supaya bisa mengurangi angka tertular,” kata Terawan.
Sebelumnya, pakar epidemiologi Universitas Airlangga (Unair), Windhu Purnomo, mengatakan attack rate atau tingkat penularan corona mengalami peningkatan sebanyak 75 persen setelah masa PSBB dihentikan dua pekan lalu. “Jika ketika PSBB attack rate-nya 90 per 100.000 penduduk, maka ketika masa transisi naik jadi 150,7 per 100.000,” katanya kepada wartawan.
-
OTOTEK02/08/2026 14:00 WIBBRIN Ingatkan Orbit Bumi Makin Padat Ancaman Tabrakan Satelit Mengintai
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
JABODETABEK02/08/2026 05:30 WIBMau Liburan Besok Cek Dulu Ramalan Cuaca BMKG
-
OASE02/08/2026 05:00 WIBIni Tujuan Allah Menciptakan Laki-laki dan Perempuan Menurut Al-Qur’an
-
NUSANTARA02/08/2026 13:00 WIBWasit Tarkam Dikeroyok Suporter Laga Langsung Ricuh
-
DUNIA02/08/2026 00:00 WIBPuing dan Korban Berjatuhan Usai Rudal Rusia Menghantam Kyiv
-
JABODETABEK02/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Dibuka Pagi Ini Cek Lokasinya
-
DUNIA02/08/2026 12:00 WIBKuwait Gagalkan Serangan Drone Iran ke Fasilitas Pemerintah

















