Berita
Bappenas Prediksi Kemiskinan Indonesia Naik 9,7 Persen di 2020
AKTUALITAS.ID – Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Maliki memperkirakan kemiskinan di Indonesia diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 9,7 persen tahun ini akibat pandemi Covid-19. Angka ini lebih tinggi 0,5 poin dari tingkat kemiskinan bulan September 2019. “Skenario kita cukup berat karena memang pertumbuhan ekonomi masih relatif akan berubah-ubah, dan dengan […]
AKTUALITAS.ID – Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Maliki memperkirakan kemiskinan di Indonesia diperkirakan mengalami kenaikan mencapai 9,7 persen tahun ini akibat pandemi Covid-19. Angka ini lebih tinggi 0,5 poin dari tingkat kemiskinan bulan September 2019.
“Skenario kita cukup berat karena memang pertumbuhan ekonomi masih relatif akan berubah-ubah, dan dengan skenario yang paling memungkinkan sekarang ini dan ini juga sudah didiskusikan dengan DPR pertumbuhan ekonomi akan mencapai sekitar -0,4 persen sampai 1 persen,” ujar Maliki dalam webinar Pemanfaatan SEPAKAT untuk Pemulihan Dampak Covid-19 Terhadap Sosial Ekonomi Daerah, Rabu (24/6/2020).
Dengan skenario tersebut, kata Maliki, tingkat kemiskinan bisa mencapai 9,7 persen sampai dengan 10,2 persen, di mana pengangguran juga akan meningkat sekitar 8,1 – 9,2 persen.
Adapun masyarakat yang cukup rentan terkena dampak Covid-19 lebih besar adalah penduduk dengan pekerjaan di sektor informal. Menurut data Susenas, penduduk yang bekerja di sektor informal ini sekitar 65 persen.
“Pandemi ini akan menyebabkan pergeseran status sosial ekonomi dari miskin menjadi miskin, kemudian dari miskin menjadi miskin kronis, bahkan yang biasanya kita sebut menuju menengah itu pun sangat rentan untuk menjadi kelompok rentan,” ujar dia.
Adapun kemungkinannya, sebesar 55 persen dengan urutan kelas atas, kelas menengah, menuju kelas menengah, rentan, miskin, dan miskin kronis. Untuk itu, diperlukannya intervensi untuk menekan pertumbuhan ini.
-
DUNIA16/05/2026 08:00 WIBNetanyahu Akui Israel Kuasai Mayoritas Gaza
-
NASIONAL16/05/2026 06:00 WIBDPR Desak Infrastruktur IKN Jangan Mangkrak
-
JABODETABEK16/05/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka di 5 Lokasi Hari Ini
-
NUSANTARA16/05/2026 07:30 WIBLongsor Curug Cileat Timbun 2 Wisatawan
-
NUSANTARA16/05/2026 08:30 WIBSmansa Mimika Cukur SMAN 4 Tanpa Ampun di Goldstone
-
NASIONAL16/05/2026 07:00 WIBDPR Desak Prabowo Sikat Habis Mafia Judi Online
-
NUSANTARA16/05/2026 10:30 WIBTragis! Pendaki Rinjani Meninggal di Jalur Sembalun
-
NASIONAL16/05/2026 14:00 WIBPKB: Relasi Kuasa Jadi Biang Kekerasan Seksual di Pesantren

















