Berita
Donald Trump Disebut Setop Rencana Israel Pencaplokan Tepi Barat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menghentikan rencana Israel mencaplok wilayah Tepi Barat, Palestina. Dalam sebuah wawancara, mantan Ketua Parlemen Israel, Abraham Borg, mengatakan hal itu dilakukan Trump karena sang presiden tak memiliki waktu untuk membantu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu merealisasikan rencana itu. “Trump menghentikan rencana aneksasi karena dia tidak punya waktu membantu PM Netanyahu […]
Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menghentikan rencana Israel mencaplok wilayah Tepi Barat, Palestina.
Dalam sebuah wawancara, mantan Ketua Parlemen Israel, Abraham Borg, mengatakan hal itu dilakukan Trump karena sang presiden tak memiliki waktu untuk membantu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu merealisasikan rencana itu.
“Trump menghentikan rencana aneksasi karena dia tidak punya waktu membantu PM Netanyahu dalam mengimplementasikan aneksasi Tepi Barat dan Lembah Jordan,” kata Borg saat diwawancara surat kabar Italia Il Fatto Quotidiano.
Borg menggambarkan bahawa Netanyahu dan Trump sama-sama menderita “penyakit jiwa narsistik dan tak memiliki etika” yang siap “melakukan apa saja dan dengan siapa saja untuk menyelamatkan diri agar tetap berkuasa”.
Pernyataan itu diutarakan Borg menyusul penundaan rencana aneksasi Tepi Barat oleh PM Netanyahu yang semula dijadwalkan mulai pada 1 Juli kemarin.
Pemerintahannya beralasan penundaan dilakukan karena Israel harus kembali fokus menghadapi ancaman gelombang kedua pandemi virus corona (Covid-19). Sebab, belakangan Israel kembali mendeteksi sejumlah kasus corona baru.
Namun, Borg menuturkan sangat sulit memprediksi kapan rencana aneksasi akan dilangsungkan.
“Sangat sulit, jika bukan tidak mungkin, untuk menetapkan ekspektasi pada aneksasi karena tidak ada transparansi dalam rencana ini. Tidak ada yang tahu rencana detailnya,” ujar Borg seperti dikutip kantor berita Anadolu.
Rencana aneksasi Tepi Barat dijanjikan Netanyahu dalam kampanye pemilu pada Maret lalu. Ia menjanjikan akan secara resmi mencaplok wilayah Tepi Barat jika ia dan partainya kembali terpilih lagi mendominasi pemerintahan.
Selain akibat pandemi, rencana aneksasi tampaknya tertunda karena mendapat kecaman sangat keras dari dunia internasional.
Rencana aneksasi ini bagian dari rangkaian proposal perdamaian Israel-Palestina kontroversial yang digagas Trump. Proposal itu dinilai bias dan lebih menguntungkan Israel, sekutu lama AS di Timur Tengah.
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS
-
POLITIK17/08/2026 16:00 WIBDasco: Indonesia Emas Bukan Sekadar Mimpi
-
Berita17/08/2026 10:00 WIBPresiden Prabowo Pimpin Upacara HUT RI ke-81
-
NASIONAL17/08/2026 11:00 WIBMegawati Pimpin Upacara di Markas PDIP
-
NASIONAL17/08/2026 17:00 WIBMaruli: Kericuhan Aceh Tak Butuh Tambahan TNI
-
JABODETABEK17/08/2026 14:00 WIBCirebon Ternyata Proklamasi 2 Hari Sebelum Soekarno-Hatta
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT

















