Berita
Pilkada 2020, PPP Klaim Menang di 123 Daerah
AKTUALITAS.ID – Pencoblosan Pilkada Serentak tahun 2020 telah usai. Beberapa hasil hitung cepat lembaga survei menunjukkan kemenangan sementara di 270 daerah yang menggelar pilkada serentak. “Secara singkat, dari 270 pilkada serentak tahun 2020, PPP mengikuti sebagai pengusung dan pendukung paslon di 222 Pilkada dan sementara paslon PPP telah berhasil menang di 123 daerah atau dalam […]
AKTUALITAS.ID – Pencoblosan Pilkada Serentak tahun 2020 telah usai. Beberapa hasil hitung cepat lembaga survei menunjukkan kemenangan sementara di 270 daerah yang menggelar pilkada serentak.
“Secara singkat, dari 270 pilkada serentak tahun 2020, PPP mengikuti sebagai pengusung dan pendukung paslon di 222 Pilkada dan sementara paslon PPP telah berhasil menang di 123 daerah atau dalam persentase menang sebesar 55,5 persen,” kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani kepada wartawan, Jumat (11/12/020).
Jumlah kemenangan itu, dia mengklaim, kemungkinan masih bisa bertambah menyesuaikan keputusan resmi yang diumumkan KPU nanti. PPP sejak awal menargetkan memenangi sedikitnya 60 persen Pilkada, yang berarti pencapaian sementara ini telah mendekati target.
Arsul menjelaskan, di pilkada serentak 2020 PPP menjadi partai pengusung di 174 daerah dan menjadi partai pendukung karena tidak memiliki kursi DPRD setempat di 48 daerah.
Meski begitu PPP tidak ikut mengusung meskipun memiliki kursi DPRD di empat daerah. PPP abstain atau tidak memberikan dukungan kepada pasangan calon mana pun di 44 pilkada.
“Dari keseluruhan pilkada 2020 yang diikuti oleh PPP, maka dari perhitungan sementara per tanggal 11 Desember ini, terdapat 94 pilkada yang dimenangkan paslon di mana PPP menjadi menjadi pengusung. Dan 29 daerah di mana PPP menjadi pendukung paslon. Total sementara ini PPP telah berhasil ikut memenangkan paslon dalam pilkada di 123 daerah,” ujarnya.
Jumlah itu masih akan bertambah karena PPP belum memasukkan hasil pilkada dari beberapa daerah di sejumlah provinsi, antara lain Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara.
“Di daerah-daerah ini proses perhitungannya masih berlangsung dan kalau ada hasil hitung cepat (quick count) kami nilai belum bisa dipergunakan untuk memproyeksikan menang-kalahnya paslon yang diusung atau didukung,” kata Arsul.
-
NASIONAL24/07/2026 23:59 WIBMensos Saifullah Yusuf Tindak Lanjuti Temuan ICW soal Pengadaan Sekolah Rakyat
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:33 WIBWapres dan Pemain Legenda Bagikan Kaos Misi Penyelamatan Sriwijaya FC
-
OLAHRAGA24/07/2026 21:00 WIBJonatan Christie Terhenti di Perempat Final China Open 2026, Victor Lai Kembali Jadi Batu Sandungan
-
NASIONAL24/07/2026 22:30 WIBDNIKS Gandeng Kemensos, BUMN, dan Swasta Perkuat Program Pemberdayaan Sosial
-
OLAHRAGA24/07/2026 23:00 WIBMarc Marquez Kembali Jadi Ancaman, Persaingan Gelar MotoGP 2026 Semakin Panas
-
NASIONAL25/07/2026 09:00 WIBImigrasi: WNA Dilarang Jadi Ketua Acara di Indonesia
-
EKBIS25/07/2026 10:30 WIBHarga Emas Antam Resmi Naik Rp7.000
-
OTOTEK24/07/2026 20:30 WIBGIIAS 2026 Jadi Ajang Adu Inovasi, Produsen Mobil Siapkan Model Terbaru

















