Berita
China Desak NATO Setop Besar-besarkan ” Teori Ancaman Tiongkok”
Misi China untuk Uni Eropa mendesak NATO berhenti membesar-besarkan “teori ancaman China” setelah para pemimpin aliansi itu menyebut Beijing tantangan sistemik. Para pemimpin NATO pada Senin (14/6) mengambil sikap tegas terhadap China dalam sebuah komunike pada pertemuan puncak pertama Presiden Amerika Serikat Joe Biden dengan aliansi tersebut. “Pernyataan NATO memfitnah upaya damai China, salah menilai […]
Misi China untuk Uni Eropa mendesak NATO berhenti membesar-besarkan “teori ancaman China” setelah para pemimpin aliansi itu menyebut Beijing tantangan sistemik.
Para pemimpin NATO pada Senin (14/6) mengambil sikap tegas terhadap China dalam sebuah komunike pada pertemuan puncak pertama Presiden Amerika Serikat Joe Biden dengan aliansi tersebut.
“Pernyataan NATO memfitnah upaya damai China, salah menilai situasi internasional, dan menunjukkan mentalitas Perang Dingin,” kata China dalam tanggapan yang diposting di situs web misi tersebut, Selasa (15/6).
“Kami tidak akan menimbulkan ‘tantangan sistemik’ kepada siapa pun, tetapi jika ada yang ingin mengajukan ‘tantangan sistemik’ kepada kami, kami tidak akan diam,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters.
Para pemimpin NATO menyebut ambisi dan perilaku China menimbulkan tantangan sistemik bagi tatanan internasional.
Joe Biden mendesak para pemimpin NATO untuk melawan otoritarianisme China dan kekuatan militer yang meningkat.
Hal itu merupakan perubahan fokus aliansi yang diciptakan untuk mempertahankan Eropa dari Uni Soviet selama Perang Dingin.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian, mengatakan Amerika Serikat dan Eropa memiliki kepentingan berbeda, dan beberapa negara Eropa tidak akan melibatkan diri pada kereta perang anti-China Amerika Serikat.
Para pemimpin kelompok G7 sebelumnya juga mengecam China atas sejumlah masalah termasuk pelanggaran HAM di Xinjiang, dan isu Hong Kong.
Dalam pertemuan di Inggris akhir pekan laku, G7 juga menggarisbawahi pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan mendesak penyelidikan penuh tentang asal-usul virus corona di China.
Kedutaan Besar China di London menentang keras pernyataan negara G7 itu dan menyebutnya sebagai.
-
NASIONAL07/07/2026 07:00 WIBHeboh! Anak Menteri PU Masuk Rombongan Kunker ke New York
-
NASIONAL07/07/2026 13:00 WIBFernando Emas Desak Dody Hanggodo Minta Maaf
-
JABODETABEK07/07/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jakarta 7 Juli 2026
-
JABODETABEK07/07/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Hadir di 5 Lokasi
-
RAGAM07/07/2026 14:30 WIBErupsi Anak Krakatau Hantam Wisata Selat Sunda
-
OASE07/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bahas Perjuangan Ibu Melahirkan
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK

















