Berita
Erdogan Ajak Negara Muslim untuk Hentikan Serangan Israel di Gaza
AKTUALITAS.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memanggil negara-negara Muslim untuk bersatu dalam menghentikan serangan Israel terhadap Gaza.
Dalam sebuah percakapan telepon dengan Presiden Gambia, Adama Barrow, Erdogan membahas situasi yang sedang berlangsung di Palestina serta agenda KTT Islam ke-15 yang akan diadakan di Gambia.
Dalam pernyataan yang dibagikan oleh Direktorat Komunikasi Turki di media sosial, Erdogan dan Barrow menekankan pentingnya kerja sama antara Turki dan Gambia dalam menghadapi tantangan global, termasuk krisis di Timur Tengah.
Erdogan menyatakan harapannya bahwa keputusan yang diambil dalam KTT Islam ke-15 akan membawa manfaat yang nyata bagi umat Islam di seluruh dunia. Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dijadwalkan untuk mewakili Turki dalam pertemuan tersebut.
Gambia, sebagai tuan rumah KTT tersebut, diharapkan akan menjadi tempat bagi para pemimpin Muslim untuk bersatu dalam menghadapi tantangan dan mencari solusi bersama. Pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung pada 4-5 Mei 2024 di ibu kota Gambia, Banjul.
Dengan adanya panggilan Erdogan untuk solidaritas Muslim dalam menghadapi krisis di Palestina, harapannya adalah agar langkah-langkah konkret dapat diambil untuk mengakhiri kekerasan dan menjamin keamanan bagi rakyat Gaza. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 13:15 WIBLazada Dukung Penguatan Ekosistem Digital dan Ritel lewat JITEX 2026
-
EKBIS18/09/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Meledak Rp25.000
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi
-
JABODETABEK18/09/2026 13:30 WIBPolisi Tangkap Ayah yang Diduga Aniaya Seksual Anak
-
NUSANTARA18/09/2026 12:30 WIBTerinspirasi Teror Lama, Pria 25 Tahun Ditangkap Gegara Rakit & Sebar Tutorial Bom
-
NASIONAL18/09/2026 11:00 WIBPuteri Komarudin Minta RUU Keuangan Negara Tak Sekadar Atur Administrasi
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBBNPB: Karhutla Sumsel Paling Luas di 6 Provinsi

















