Berita
China Kecam Sanksi AS terhadap Perusahaan China atas Tuduhan Dukung Rusia
AKTUALITAS.ID – China mengecam keras tindakan Amerika Serikat yang memberlakukan sanksi terhadap 20 perusahaan China atas tuduhan mendukung pembangunan industri militer dan energi Rusia.
Menurut Kementerian Perdagangan China, sanksi semacam itu tidak memiliki dasar hukum internasional dan tidak didukung oleh otoritas dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“China selalu menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan otorisasi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” kata juru bicara Kementerian Perdagangan China, He Yadong, dalam sebuah taklimat pers pada Kamis (9/5).
Dia menegaskan bahwa penerapan sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan China atas dugaan keterlibatan dengan Rusia sementara mempertahankan perdagangan dengan Moskow untuk kepentingan Washington merupakan tindakan penindasan dan pemaksaan ekonomi yang tipikal. “AS harus segera menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan-perusahaan China,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan negaranya. Dalam konteks ini, China menyerukan kepada AS agar bertindak secara adil dan menghormati prinsip-prinsip perdagangan yang adil dan terbuka. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
FOTO14/07/2026 21:30 WIBFOTO: Gus Yahya Bicara Muktamar ke-35 PBNU
-
FOTO14/07/2026 18:29 WIBFOTO: Suasana JPO yang Tertabrak Truk Pengangkut Alat Berat
-
NASIONAL14/07/2026 15:20 WIBKPK Lanjutkan Penyidikan Korupsi Bank BJB yang Rugikan Negara Rp222 Miliar
-
NUSANTARA15/07/2026 08:30 WIBIsu Mogok Sopir Picu Kelangkaan BBM di Sumut
-
OLAHRAGA14/07/2026 21:00 WIBPreview Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Siapa Melaju ke Final?
-
POLITIK14/07/2026 17:00 WIBDPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Dibahas
-
NASIONAL14/07/2026 23:00 WIBDPR Apresiasi Kebijakan Harga Khusus BBM untuk Nelayan
-
EKBIS14/07/2026 20:35 WIBMenteri ESDM Pastikan Subsidi BBM untuk Nelayan Tidak Gunakan APBN

















