DUNIA
Trump Ancam Rebut Paksa Uranium Iran Jika Negosiasi Gagal
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan keras terkait program nuklir Iran. Ia mengancam akan mengambil uranium Iran secara paksa jika negosiasi antara kedua negara tidak mencapai kesepakatan.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan ultimatum terkait pengelolaan uranium Iran.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Trump menegaskan bahwa AS siap mengambil langkah tegas apabila proses negosiasi tidak membuahkan hasil.
“Kita akan mengambilnya bersama-sama. Jika tidak, kita akan mendapatkannya dalam bentuk yang jauh lebih tidak ramah,” ujar Trump.
Ia bahkan menyebut kemungkinan penggunaan cara-cara agresif, termasuk opsi militer, jika situasi terus memburuk. Trump juga mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan serangan jika kesepakatan tidak tercapai.
Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi geopolitik yang masih rapuh, termasuk gencatan senjata antara AS dan Iran yang dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat.
Trump juga menegaskan penolakannya terhadap wacana penerapan tarif atau pungutan bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.
“Tidak akan ada pungutan tol,” tegasnya.
Di sisi lain, Iran merespons keras ancaman tersebut. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa uranium yang diperkaya tidak akan dipindahkan ke negara mana pun, termasuk Amerika Serikat.
“Mentransfer uranium ke AS bukanlah pilihan bagi kami,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Pernyataan saling tegang ini memperlihatkan potensi eskalasi konflik baru di kawasan Timur Tengah, terutama jika jalur diplomasi tidak menghasilkan kesepakatan.
Dengan gencatan senjata yang akan segera berakhir, dunia internasional kini menaruh perhatian pada arah hubungan AS dan Iran yang berpotensi kembali memanas dan berdampak pada stabilitas global. (Mun)
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan
-
JABODETABEK22/07/2026 20:00 WIBRefly Harun Ungkap Kronologi Dugaan Pemerasan Bangun Paulus terhadap VL
-
EKBIS22/07/2026 20:15 WIBKementerian PKP Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah, Tata Kelola Tetap Terjaga
-
DUNIA22/07/2026 12:00 WIBPresiden Iran Deklarasikan ‘Perang Total’ Lawan AS
-
NUSANTARA22/07/2026 13:30 WIBBikin Geger! Gundukan Raksasa di Grobogan Ternyata Bukan Gunung Api
-
POLITIK22/07/2026 18:30 WIBBawaslu Kampus Connect Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 20:35 WIBSidang Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Pengacara Ditunda hingga 10 Agustus

















