DUNIA
Presiden Iran Tegaskan Tak Mau Perang Berkobar
AKTUALITAS.ID – Di tengah ketegangan yang masih membayangi hubungan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak ingin memperluas maupun melanjutkan perang, meski tetap menyatakan siap mempertahankan kedaulatan wilayah Iran.
Dalam wawancara dengan media pemerintah Iran, Pezeshkian menegaskan bahwa pertahanan negara akan tetap menjadi prioritas, namun eskalasi konflik bukan tujuan pemerintahannya.
“Kami akan mempertahankan perbatasan kami, namun kami tidak berniat memperluas perang ataupun melanjutkannya,” kata Pezeshkian, seperti dikutip Iran International, Selasa (4/8/2026).
Pezeshkian juga menilai bahwa stabilitas keamanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada persatuan masyarakat di dalam negeri. Menurutnya, kohesi nasional menjadi benteng penting untuk mencegah campur tangan pihak asing.
“Kita harus berupaya membangun masyarakat yang sehat agar musuh tidak tergoda untuk menyusup dan merusak tatanan sosial kita,” ujarnya.
Selain membahas situasi keamanan, Pezeshkian turut membantah berbagai laporan yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari kursi kepresidenan.
Ia menegaskan masih memegang kendali pemerintahan dan tetap berkoordinasi penuh dengan institusi militer Iran.
“Saya tidak akan mundur, dan saya akan tetap teguh. Jika saya mundur, saya akan mengumumkannya secara resmi,” tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah beredar berbagai spekulasi mengenai kondisi politik internal Iran. Sebelumnya, ulama senior Mohammed-Bagher Kharrazi mengklaim Pezeshkian beberapa kali mengancam mengundurkan diri. Sementara laporan media Iran International pada Mei lalu juga menyebut adanya surat pengunduran diri yang disebut telah disampaikan kepada kantor Pemimpin Tertinggi Iran. Klaim tersebut telah dibantah oleh otoritas Iran.
Di sisi lain, ketegangan Iran dengan Amerika Serikat juga masih menjadi sorotan. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengklaim telah membatalkan rencana operasi militer terhadap Iran setelah, menurutnya, menerima permintaan dari Iran dan sejumlah negara Timur Tengah.
Namun, pemerintah Iran membantah klaim tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan bahwa tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung antara Teheran dan Washington.
“Kami tidak sedang melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat,” kata Baghaei.
Pernyataan Pezeshkian menunjukkan bahwa Iran berupaya menyampaikan pesan ganda: mempertahankan hak untuk menjaga kedaulatan wilayahnya sekaligus menyatakan tidak menginginkan eskalasi konflik. Meski demikian, situasi di kawasan masih sangat dinamis, dan hubungan Iran dengan Amerika Serikat maupun Israel tetap diwarnai ketegangan serta saling bantah mengenai berbagai perkembangan diplomatik dan keamanan. (Mun)
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
EKBIS04/11/2026 09:00 WIBSetop Lewat Singapura! Menko Bahlil Klaim Kekayaan RI Tak Boleh Dinikmati Negara Lain
-
JABODETABEK04/11/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Beroperasi Cuma Sampai Pukul 14.00 WIB
-
JABODETABEK04/11/2026 07:30 WIBPria Paruh Baya Diciduk Gegara Transaksi 202 Pil Ekstasi
-
NASIONAL04/11/2026 13:00 WIBGerak Cepat TNI, Ribuan Prajurit Merapat ke Ibu Kota?
















