EKBIS
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sentuh Level 6.873 di Awal Perdagangan
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positifnya pada perdagangan Selasa pagi, (18/2/2025). IHSG dibuka menguat 0,6 persen ke level 6.873 pada pukul 9:11 WIB.
Sebanyak 279 saham tercatat mengalami kenaikan harga, sementara 109 saham mengalami penurunan dan 210 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Penguatan IHSG ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama dua hari berturut-turut. Pada perdagangan Senin (17/2), IHSG bahkan mencatat kenaikan hingga 2,9 persen. Investor asing juga menunjukkan kepercayaan pada pasar modal Indonesia dengan mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp 975 miliar di pasar reguler.
Analis BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan menguji level resisten terdekat di area 6.931 – 6.955. Meskipun demikian, investor tetap perlu waspada karena tren utama IHSG masih menunjukkan bearish atau penurunan. Level support sementara IHSG berada di 6.639.
Beberapa saham yang berpotensi menarik untuk dilirik oleh investor pada perdagangan hari ini antara lain DKFT, INET, MLPL, dan WIRG.
Disclaimer: Informasi ini bersifat umum dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi. Investor disarankan untuk melakukan riset lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. (Mun/Yan Kusuma)
-
FOTO17/03/2026 12:09 WIBFOTO: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 1.545 Pekerja United Tractors
-
NASIONAL16/03/2026 18:30 WIBUji KUHP-UU ITE yang Dilayangkan Roy Suryo dkk, Ditolak MK
-
PAPUA TENGAH16/03/2026 20:00 WIBPencarian Robianus Kehek yang Tenggelam di Dermaga Poumako Masuk Hari Kedua
-
RAGAM16/03/2026 19:30 WIBMichael B. Jordan Raih Piala Oscar untuk Kategori Aktor Terbaik
-
RAGAM16/03/2026 22:00 WIBKiat Jaga Pendengaran Agar Fungsinya Tetap Baik
-
PAPUA TENGAH16/03/2026 22:30 WIBDrama Adu Penalti di Wania Imipi: Persipani Depak Persemi, Segel Tiket Final Liga 4
-
JABODETABEK16/03/2026 23:00 WIBKonvoi Remaja Tamansari, Polisi Sita Senjata Tajam dan Kembang Api
-
DUNIA16/03/2026 19:00 WIB500 Orang Diduga ‘Mata-mata’ Termasuk Penyedia Data Serangan, Ditahan Pemerintah Iran

















