EKBIS
Rupiah Perkasa, Pimpin Penguatan Mata Uang Asia di Tengah Kenaikan Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Rupiah kembali menunjukkan kekuatannya di pasar valuta asing dengan mencetak penguatan terbesar di antara mata uang Asia pada perdagangan Rabu (30/4/2025) pagi. Pada pukul 09.10 WIB, rupiah spot menguat 0,26% ke level Rp 16.718 per dolar AS, naik dari posisi penutupan sebelumnya di Rp 16.761 per dolar AS.
Rupiah Pimpin Penguatan Mata Uang Asia
Tak sendirian, mayoritas mata uang kawasan Asia juga bergerak positif terhadap dolar AS pagi ini. Namun, rupiah berhasil memimpin dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,26%, diikuti oleh:
Peso Filipina (+0,24%)
Won Korea Selatan (+0,13%)
Dolar Taiwan (+0,13%)
Ringgit Malaysia (+0,10%)
Baht Thailand (+0,02%)
Dolar Hong Kong (+0,01%)
Sementara itu, beberapa mata uang lain justru melemah, dengan yen Jepang mencatat penurunan terdalam sebesar 0,10%, diikuti yuan China (-0,05%) dan dolar Singapura (-0,05%).
Indeks Dolar AS Menguat Tipis
Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia sedikit menguat ke level 99,41, naik dari posisi sebelumnya di 99,23.
Analis memprediksi penguatan rupiah pagi ini dipicu oleh optimisme pasar dan aliran modal asing yang masuk ke pasar finansial Indonesia. Namun, investor tetap waspada menanti perkembangan kebijakan bank sentral AS (The Fed) dan data ekonomi global yang akan dirilis pekan ini.
“Rupiah masih memiliki ruang untuk menguat lebih jauh jika sentimen risiko global tetap mendukung, tetapi fluktuasi masih mungkin terjadi menjelang rilis data penting AS,” ujar seorang analis pasar.
Pantau terus perkembangan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan untuk informasi terkini! (Yan Kusuma/Mun)
-
JABODETABEK16/09/2026 23:00 WIBTNI AU Bongkar Fakta Kematian Serda Ahmad
-
NASIONAL16/09/2026 19:30 WIBRocky Gerung: Polwan Punya Peran Penting Redam Konflik di Masyarakat
-
NASIONAL16/09/2026 20:51 WIBKPU Pilih Optimalkan Anggaran 2027, Pengamat: Bentuk Disiplin Efesiensi
-
NASIONAL16/09/2026 20:00 WIBIM57: Ini OTT Terbesar Sepanjang Sejarah KPK
-
DUNIA16/09/2026 21:00 WIBPerang Iran Bikin Stok Rudal AS Tergerus
-
POLITIK16/09/2026 22:00 WIBBahlil dan PKS Bicara Koalisi hingga UU Pemilu
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng

















