EKBIS
Awal Sesi Selasa, Rupiah Harus Rela Bergerak Mundur ke Rp16.468 per Dolar AS
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan hari ini, Selasa (6/5/2025), dengan tren pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau melemah tipis di awal sesi perdagangan pagi ini.
Berdasarkan data yang tersedia pada pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah tercatat melemah sebesar 14 poin atau setara dengan 0,08 persen. Pelemahan ini membawa posisi rupiah menjadi Rp16.468 per dolar AS, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp16.455 per dolar AS.
Pelemahan rupiah di awal perdagangan hari ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari sentimen global maupun dinamika ekonomi domestik. Salah satu faktor yang kerap mempengaruhi pergerakan nilai tukar adalah kebijakan moneter bank sentral AS, data ekonomi AS yang kuat, atau ketidakpastian geopolitik.
Selain itu, permintaan terhadap dolar AS yang meningkat atau pergerakan harga komoditas global juga dapat memberikan tekanan pada mata uang lokal seperti rupiah.
Para pelaku pasar akan terus memantau pergerakan rupiah sepanjang hari ini, mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik yang dapat mempengaruhi nilai tukar. Meskipun pelemahan pagi ini relatif tipis, pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen pasar yang berkembang.
Pelemahan nilai tukar rupiah ini penting untuk dicermati oleh berbagai pihak, termasuk eksportir, importir, dan masyarakat umum, karena dapat berdampak pada harga barang impor dan daya saing produk ekspor. (Yan Kusuma/Mun)
-
EKBIS07/09/2026 14:00 WIBNengah Soroti Nasib Karyawan saat BUMN Dikerucutkan Jadi 250
-
RIAU07/09/2026 14:15 WIBKasus Karhutla di Riau Bertambah, 49 Orang Jadi Tersangka dari 45 Perkara
-
DUNIA07/09/2026 18:00 WIBTrump Mau Hapus Nama Mexico dari Peta AS
-
NUSANTARA07/09/2026 14:30 WIBBGN Setop Sementara MBG di Sekolah Terdampak Erupsi Anak Krakatau
-
NASIONAL07/09/2026 20:00 WIBLunas: Jangan Sampai MBG Jadi Ladang Oknum
-
DUNIA07/09/2026 15:00 WIBIRGC Klaim Serang Kapal Induk AS di Dekat Hormuz
-
NUSANTARA07/09/2026 15:30 WIBAbu Anak Krakatau Mengarah ke 3 Kabupaten Ini
-
POLITIK07/09/2026 16:00 WIBRanny Fahd: Tambahan Anggaran Jangan Hanya Belanja Rutin

















