EKBIS
Rupiah Menguat di Awal Dagang
AKTUALITAS.ID – Rupiah balik perkasa di awal dagang. Jumat (28/8/2026), mata uang Garuda bergerak datar cenderung menguat.
Rupiah spot dibuka di level Rp17.729 per dolar AS. Menguat 0,09% dibanding penutupan kemarin di Rp17.744 per dolar AS.
Rupiah menguat saat dolar AS datar menanti sinyal kebijakan suku bunga The Fed.
Mengutip Bloomberg, Jumat 28 Agustus 2026, rupiah berada di Rp17.688 per USD. Naik 56 poin atau 0,32% dari penutupan sebelumnya Rp17.744.
Sementara Yahoo Finance mencatat rupiah di Rp17.757 per USD. Melemah dibanding pembukaan kemarin Rp17.712.
Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang Asia bervariasi. Won Korea Selatan paling ngacir setelah melonjak 0,34%. Dolar Taiwan naik 0,23%, ringgit Malaysia menanjak 0,14%, dolar Singapura menguat tipis 0,06%.
Sebaliknya, peso Filipina anjlok paling dalam 0,51%, baht Thailand tertekan 0,22%, yen Jepang koreksi 0,03%, yuan China turun 0,02%, dolar Hong Kong melemah tipis 0,01%.
Pelaku pasar tetap memantau rilis data ekonomi makro dalam negeri dan kebijakan moneter AS yang diprediksi terus pengaruhi volatilitas rupiah sepanjang hari ini.
Pergerakan masih dinamis mengikuti arus modal masuk (inflow) dan keluar (outflow) di pasar keuangan Indonesia.
Penguatan ini membalikkan tekanan Kamis (27/8/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,11% ke Rp17.715 per USD.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pukul 09.00 WIB melemah 0,04% ke posisi 99,122. (Firman/Mun)
-
Berita14/10/2026 21:00 WIBKementerian PKP dan Bappenas Sinkronkan Target Perumahan 2025–2029
-
NUSANTARA15/10/2026 07:30 WIBKabut Asap Makin Parah! Sekolah di Balikpapan Ditutup 3 Hari
-
EKBIS15/10/2026 10:30 WIBRupiah Makin Loyo, Dolar AS Dekati Rp18.000
-
NASIONAL15/10/2026 07:00 WIBSahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur
-
NUSANTARA14/10/2026 22:00 WIBKapuas Perpanjang Status Karhutla Dua Pekan
-
EKBIS15/10/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Anjlok ke 5.917
-
NASIONAL15/10/2026 10:00 WIB“Bercerai Kawin Lagi!” Candaan Gubernur Kalteng Soal Karhutla Bikin DPR Murka
-
NASIONAL15/10/2026 06:00 WIBKarhutla Makin Darurat, PKB Desak Status Bencana Nasional

















