Connect with us

JABODETABEK

Lansia Dirampok Tetangga Saat Salat

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Peristiwa perampokan yang menimpa seorang perempuan lanjut usia di Cakung, Jakarta Timur, mengejutkan warga. Korban, Hartati (61), bahkan nekat mendatangi Polsek Cakung dengan mulut masih terlakban usai menjadi korban aksi perampokan yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra mengatakan korban datang ke kantor polisi sekitar pukul 14.00 WIB dengan mengenakan mukena putih dan masih dalam kondisi syok.

“Sekira pukul 14.00 WIB korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah masih terlakban dan mengaku menjadi korban pencurian,” ujar Andre, Minggu (2/8/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di rumah korban di Kampung Pisangan, Cakung, Jakarta Timur.

BACA JUGA  Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Mesin Uap Jasa "Laundry"

Saat itu, Hartati tengah menunaikan salat ketika mendengar seseorang masuk ke rumahnya. Awalnya ia mengira yang datang adalah anaknya. Namun dugaan itu keliru.

Menurut polisi, orang yang masuk ternyata adalah tetangganya sendiri yang diketahui bernama Marhum.

Pelaku kemudian mengancam korban menggunakan golok dan memerintahkan agar tidak berteriak. Setelah itu, korban dibekap dengan cara melakban mulut, tangan, dan kaki, sehingga tidak dapat melawan.

“Pelaku mengancam korban dengan menggunakan sajam jenis golok. Selanjutnya pelaku melakban mulut, kedua tangan, dan kaki korban, lalu mengambil barang-barang milik korban,” jelas Andre.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur uang tunai Rp600 ribu, sepasang anting emas seberat 1 gram, serta satu unit telepon genggam sebelum melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi terikat.

BACA JUGA  Satu Orang Tewas Dibacok  Akibat Tawuran

Meski berada dalam kondisi tidak berdaya, Hartati berusaha melepaskan lakban yang mengikat tangan dan kakinya. Setelah hampir dua jam, ia akhirnya berhasil membebaskan diri, lalu mendatangi Ketua RT dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cakung.

Mendapat laporan itu, polisi bergerak cepat. Petugas langsung mendatangi rumah pelaku yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan.

Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cakung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi.

“(Motif pelaku) ekonomi, ingin menguasai harta korban,” kata Andre.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan tidak selalu berasal dari orang asing. Dalam peristiwa ini, korban justru menjadi sasaran seseorang yang dikenalnya sebagai tetangga. Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam aksi perampokan yang terjadi saat korban sedang beribadah. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  75 Personel Gulkarmat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati

TRENDING