NASIONAL
Natalius Pigai Tegaskan 100 Hari Prabowo Menandakan Kebebasan Ekspresi Rakyat
AKTUALITAS.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa dalam 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, belum ada rakyat yang dipenjara akibat menghina pejabat negara.
Hal ini diungkapkan Pigai dalam rapat kerja di Komisi XIII DPR pada Rabu (5/2/2025), di mana ia menyebut bahwa situasi ini mencerminkan meningkatnya kebebasan bagi masyarakat untuk mengekspresikan pendapat mereka.
“Belum ada satu orang yang dipenjarakan, ditahan, atau diproses hukum karena menghina pejabat negara,” ujar Pigai. Ia menambahkan bahwa langkah ini adalah tanda awal menuju kebebasan selama lima tahun ke depan.
Pigai juga mengklaim bahwa pemerintah tidak terlibat dalam proses pemilihan kepala daerah dan organisasi masyarakat, yang menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. “Pemerintah atau negara tidak ikut campur dalam urusan demokrasi yang terjadi,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya reformasi, Pigai mengungkapkan rencana Presiden Prabowo untuk memberikan amnesti kepada sekitar 44 ribu narapidana, termasuk mereka yang terlibat dalam kasus penghinaan terhadap pejabat negara.
Kriteria penerima amnesti ini juga mencakup narapidana yang sakit, lansia, disabilitas, serta narapidana politik yang ada di seluruh Indonesia.
“Narapidana politik yang ada di penjara dari Sabang sampai Merauke ini kemungkinan setelah asesmen selesai kami akan berikan amnesti,” pungkasnya. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL18/07/2026 13:00 WIBDPR Minta Stop Proyek Dapur MBG Sampai Ada Kejelasan
-
NUSANTARA18/07/2026 18:00 WIBDamai Gagal! Adonara Kembali Bersimbah Darah
-
JABODETABEK18/07/2026 08:30 WIBBos Perusahaan Tewas Misterius di Hotel Jaksel
-
POLITIK18/07/2026 15:00 WIBGaya Komunikasi Agresif dan Defensif, Pengamat: Qodari Tidak Cerminkan Kepala Bakom
-
NUSANTARA18/07/2026 11:30 WIBHerman Deru dan Gibran Kawal Proyek Raksasa Sumsel
-
OTOTEK18/07/2026 12:30 WIBArti Warna Foto Profil WhatsApp Ternyata Bikin Salah Paham
-
NUSANTARA18/07/2026 10:30 WIBModus ‘Nikah Batin’! Pimpinan Ponpes di Samarinda Garap 4 Alumni Santriwati
-
POLITIK18/07/2026 17:33 WIBKPK Nilai Penyediaan APK oleh Negara Bisa Kurangi Ongkos Politik

















