NASIONAL
Bima Arya Masih Rahasiakan Identitas Mantan Presiden yang Akan Beri Pembekalan
AKTUALITAS.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memberikan bocoran menarik terkait retret atau pembekalan bagi kepala daerah terpilih 2024 yang akan digelar di Magelang, Jawa Tengah. Ia mengungkapkan bahwa akan ada sosok mantan Presiden RI yang akan menjadi salah satu pemateri dalam acara tersebut.
“Ya, kali ini pembicaranya itu semuanya menteri, dan Widya Iswara dari Lemhanas, Bapak Presiden, dan mungkin nanti ada juga mantan Presiden yang akan berbicara,” kata Bima Arya, Minggu (16/2/2025).
Namun, Bima Arya masih enggan mengungkap identitas mantan Presiden yang dimaksud. Ia memilih untuk merahasiakan siapa sosok yang akan memberikan pembekalan kepada para kepala daerah terpilih.
“Nantilah, ada mantan presiden akan berbicara,” ujarnya.
Bima Arya juga menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi dari mantan Presiden tersebut terkait kesediaannya untuk hadir dan memberikan materi dalam retret di Magelang.
“Ya kita berharap, tentu yang memungkinkan berbicara, ya berbicara. Ya, sekiranya-kiranya,” imbuhnya.
Kabar ini tentu menimbulkan rasa penasaran di kalangan publik. Siapakah mantan Presiden RI yang akan memberikan pembekalan kepada para kepala daerah terpilih? Apakah ini akan menjadi kejutan yang menarik? Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Kementerian Dalam Negeri dalam waktu dekat. (Mun/Yan Kusuma)
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
EKBIS05/07/2026 22:00 WIBBulog Pastikan Serap Hasil Panen Petani Papua Selatan untuk Swasembada Pangan
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi
-
NASIONAL06/07/2026 06:00 WIBSudjatmiko: Infrastruktur Jabar Jangan Jalan di Tempat
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor

















