NASIONAL
Eddy Soeparno: Pemenuhan Energi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8%
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memerlukan solusi inovatif dalam pemenuhan kebutuhan energi.
Hal ini, menurut Eddy, harus dilakukan tanpa mengorbankan komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060.
Berbicara dalam acara yang diselenggarakan oleh Asian Development Bank (ADB) dan Karbon Korea di Seoul, Eddy mengangkat pentingnya teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai langkah strategis.
“Teknologi CCS tidak hanya membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga membuka peluang investasi hingga tiga miliar dolar AS per proyek dan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru,” jelasnya, dalam siaran persnya, Jumat (14/3/2025).
Eddy berharap para pemangku kepentingan di Indonesia dapat melihat potensi besar dari teknologi ini. Dalam acara tersebut, hadir pula tokoh-tokoh penting seperti Direktur Utama BEI Iman Rachman dan pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Dengan sinergi antara ketahanan energi dan mitigasi krisis iklim, Eddy optimis bahwa Indonesia dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. (Mun/ Ari Wibowo)
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
RIAU11/09/2026 09:45 WIBTinjau Karhutla Pelalawan, Aslog Kapolri Siapkan Formulasi Pemadaman Gambut
-
JABODETABEK11/09/2026 05:30 WIBBMKG: Awan Tebal Mengintai Jakarta Jumat Ini
-
DUNIA11/09/2026 08:00 WIBSerangan Israel Tewaskan Satu Keluarga di Gaza
-
NASIONAL11/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong Satu Kementerian Khusus Urusan Bencana
-
JABODETABEK11/09/2026 06:30 WIBJadwal SIM Keliling Jakarta Jumat 11 September 2026

















