NUSANTARA
Tak Tahu Apa-Apa, Pemuda Ini Jadi Korban Salah Sasaran dan Tewas Usai Dikeroyok
AKTUALITAS.ID – Seorang pemuda bernama Fahrul meninggal dunia setelah sempat koma selama beberapa hari usai menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK). Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Veteran, Kota Serang, tepatnya di depan Kantor Bank BJB, pada Senin (14/4/2025) malam.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Banten usai dilarikan dari RS Sari Asih, namun nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat pagi (18/4/2025) pukul 06.25 WIB.
“Fahrul sudah meninggal tadi pagi jam 6.25,” ujar salah satu kerabat korban lewat pesan singkat.
⚠️ Kronologi Mencekam: Salah Sasaran Mematikan
Kejadian bermula saat Fahrul tengah nongkrong santai bersama beberapa temannya di depan Bank Banten. Tiba-tiba, muncul sebuah mobil yang menurunkan sekitar empat orang pria yang langsung mengejar salah satu teman mereka yang datang dengan mobil Honda Jazz.
Fahrul, yang tidak mengetahui apapun soal persoalan itu, justru menjadi korban salah sasaran. Para pelaku disebut membawa senjata tajam jenis sangkur dan bahkan menodongkan benda diduga senjata api.
“Saya melihat sendiri, mereka mukuli Fahrul. Ada yang mukul kepala, perut, dan kaki. Kami sempat diadang saat mencoba menolong,” ujar salah satu saksi mata yang juga menjadi korban pemukulan.
💥 Pelaku Tak Segan Serang Semua yang Mendekat
Sekitar 10 orang termasuk seorang wanita juga mengalami kekerasan fisik oleh kelompok pelaku. Upaya mediasi oleh teman-teman korban justru direspons dengan bentakan dan pemukulan secara brutal.
Situasi semakin mencekam saat muncul pelaku lain menggunakan sepeda motor berplat dinas dari salah satu institusi. Keberadaan kendaraan tersebut memunculkan spekulasi bahwa pelaku memiliki koneksi atau akses ke instansi tertentu.
🕵️ Polisi Masih Selidiki
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lengkap terkait kasus ini. Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menyampaikan bahwa ia masih melakukan pengecekan siapa yang menangani kasus tersebut.
“Saya cek dulu yang nangani siapa,” ucapnya singkat.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan jalanan yang merenggut nyawa anak muda. Publik kini mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas pelaku dan motif di balik aksi pengeroyokan ini, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum dari institusi resmi. (Mun/Yan Kusuma)
-
POLITIK01/07/2026 16:35 WIBSafari Politik Jokowi Sengaja Ganggu Zona Nyaman Partai Mapan
-
POLITIK01/07/2026 17:30 WIBGerindra Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi dengan PSI
-
POLITIK01/07/2026 11:30 WIBPDIP Minta BGN Bongkar Keterlibatan Kader dalam Program MBG
-
RAGAM01/07/2026 21:00 WIBPOTEK Dance Fest 2026 Bandung Berlangsung Meriah, Mystylez Crew Wakili Kota Kembang ke Final
-
RIAU01/07/2026 20:10 WIBBengkalis Pimpin Partisipasi IHaI 2026 di Riau, Bupati Kasmarni Ajak Warga Terus Isi Survei
-
RIAU01/07/2026 13:16 WIBPolda Riau Raih Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo, Kapolda: Penghargaan Milik Seluruh Personel
-
NASIONAL01/07/2026 16:00 WIBKasus Kematian dr Icha Libatkan Pejabat, Rieke Desak Penegakan Hukum Tanpa Privilese
-
NASIONAL01/07/2026 13:00 WIBNama Mufli Viral, Daftar Komisaris Krakatau Posco Menghilang dari Situs Resmi

















