NUSANTARA
Kasus Eksploitasi Seksual WN Selandia Baru, Mulai Diselidiki Polda NTB
AKTUALITAS.ID – Kasus dugaan eksploitasi seksual dengan terlapor seorang warga negara Selandia Baru berinisial RMS yang memiliki sebuah hotel di kawasan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, mulai diselidiki Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda NTB Kombes Pol. Ni Made Pujawati, membenarkan adanya penanganan hukum lanjutan ke tahap penyelidikan atas adanya laporan.
“Iya, laporannya sudah masuk penyelidikan,” katanya, di Mataram, Jumat (27/2/2026)
Polda NTB mengambil langkah ini berdasarkan hasil telaah atas dugaan eksploitasi seksual yang dilaporkan tiga warga lokal terduga korban pada Kamis (29/1/2026).
Dengan menyatakan penanganan laporan berjalan di tahap penyelidikan, kepolisian kini mengundang para pihak terkait untuk memberikan klarifikasi atas dugaan eksploitasi seksual tersebut.
Korban melaporkan persoalan hukum ini ke Polda NTB dengan pendampingan pihak Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram (Unram).
Ketua BKBH Unram, Joko Jumadi sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya memberikan pendampingan terhadap para terduga korban.
“Dalam laporan kami lampirkan bukti chat (korban dan terduga pelaku), foto, video, dan ada saksi juga,” ujarnya.
Dia menjelaskan, BKBH Unram memberikan pendampingan hukum berangkat dari aduan para korban. Mereka datang ke BKBH Unram dan menceritakan tentang perbuatan terlapor.
Dari tiga terduga korban, salah seorang di antaranya pria. Mereka diajak tenggelam dalam dunia fantasi seksual terlapor.
Salah seorang perempuan, mengaku kenal terlapor cukup lama. Bahkan, dia sempat diajak menikah. Karena menganggap ajakan itu sebagai sebuah hubungan yang serius, korban perempuan mengajak terlapor bertemu dengan dua rekannya yang juga korban.
Saat mereka bertemu, terlapor memaksa para korban untuk berhubungan badan secara bersama-sama. Istri terlapor yang juga bule ikut dalam fantasi seksual tersebut.
(Ari Wibowo/goeh)
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
JABODETABEK29/08/2026 07:30 WIBAnak 6 Tahun Meregang Nyawa Kesetrum di Area Minimarket Depok
-
NASIONAL29/08/2026 09:00 WIBGus Yahya Pede LPJ Tak Akan Ditolak
-
RIAU29/08/2026 12:30 WIBPolda Riau Awasi Area Bekas Kebakaran Hutan dan Lahan
-
NUSANTARA29/08/2026 20:00 WIBMerapi Bergolak! Awan Panas Melesat hingga 2.000 Meter
-
DUNIA29/08/2026 15:00 WIBSaudi : Tak Ada Damai dengan Israel Tanpa Palestina Merdeka
-
NASIONAL29/08/2026 16:00 WIBJakarta Ricuh, Polda Metro Belum Pastikan Keterlibatan Ormas
-
NUSANTARA29/08/2026 08:30 WIBAnggota Propam Polda Sulteng Tembak Jukir

















