Connect with us

NUSANTARA

Barang Milik Wisatawan Brasil yang Dicuri, Berhasil Ditemukan

Aktualitas.id -

Polisi temukan barang milik wisatawan Brasil yang dicuri oleh orang warga di Sumba Barat. (Humas-Polres Sumba Barat).

AKTUALITAS.ID – Seorang Wisatawan asal Brazil yang sedang menikmati suasana Pantai Marosi Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, serta mengambil gambar aktivitas anak-anak yang bermain kuda di pesisir pantai menjadi korban pencurian.

Saat korban meninggalkan tasnya sejenak untuk memotret, seseorang yang belum diketahui identitasnya mengambil tas tersebut dan melarikan diri.

Korban sempat mengejar pelaku setelah mendengar teriakan warga yang melihat aksi pencurian tersebut. Dalam pelariannya, pelaku diduga membuang sebagian barang yang berada di dalam tas.

Kepolisian Resor Sumba Barat, Polda Nusa Tenggara Timur akhirnya menemukan barang milik wisatawan asal Brasil yang dicuri oleh orang tak dikenal tersebut.

Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, dalam keterangan yang diterima di Kupang, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait hilangnya tas berisi barang-barang berharga milik wisatawan tersebut pada Kamis lalu.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Lamboya segera melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Upaya itu dilanjutkan hingga keesokan harinya dan seluruh barang milik korban berhasil ditemukan,” katanya, Minggu (31/5/2026).

Setelah melakukan pencarian intensif, polisi berhasil menemukan seluruh barang milik korban, di antaranya uang tunai 300 dolar Amerika Serikat, uang tunai Rp2 juta, satu unit drone, satu unit lensa kamera, lima baterai kamera, AirPods, kartu ATM, serta kunci kontak sepeda motor.

Meski beberapa barang ditemukan dalam kondisi rusak, seluruh barang berhasil diamankan dan dikembalikan kepada korban.

Kapolres mengatakan korban menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Barat atas kesigapan personel di lapangan. Korban juga memutuskan tidak melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum karena seluruh barang miliknya telah ditemukan dan dirinya dijadwalkan kembali ke Brasil pada awal Juni mendatang.

AKBP Yohanis menambahkan bahwa pengamanan wisatawan selama berada di wilayah Sumba Barat terus menjadi perhatian serius kepolisian. Melalui para Bhabinkamtibmas, kegiatan sambang rutin dilakukan ke hotel-hotel, penginapan, dan masyarakat sekitar kawasan wisata.

“Setiap hari anggota Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang ke hotel-hotel dan penginapan untuk mengingatkan pihak hotel agar selalu menyampaikan kepada tamu maupun wisatawan supaya memperhatikan dan menjaga barang bawaan mereka saat beraktivitas di luar penginapan,” katanya menjelaskan.

Selain itu, personel kepolisian juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Sumba Barat.

“Kami juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga para tamu yang datang ke Sumba merasa nyaman selama berlibur dan memiliki kesan positif terhadap daerah ini,” ujar Kapolres.

Menurutnya, keamanan wisatawan merupakan tanggung jawab bersama antara aparat keamanan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat setempat.

“Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang datang ke Sumba Barat merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Pariwisata adalah salah satu aset penting daerah, sehingga keamanan wisatawan harus terus dijaga bersama,” tegasnya.

Sementara itu, terkait pelaku pencurian, Kapolres menyampaikan bahwa hingga saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan belum berhasil teridentifikasi.

“Meskipun seluruh barang korban telah ditemukan, kami tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini. Sampai saat ini pelaku masih dalam lidik,” ujar AKBP Yohanis Nisa Pewali.

Hingga kini situasi kamtibmas di kawasan Pantai Marosi dan wilayah Kabupaten Sumba Barat secara umum terpantau aman dan kondusif, dengan aktivitas wisata tetap berjalan normal.

(Purnomo/goeh)

TRENDING