NUSANTARA
Kemenkes Catat 2.609 Kasus ISPA pada 17 Oktober 2026
AKTUALITAS.ID – Bencana kabut asap pekat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memicu darurat kesehatan masif di berbagai wilayah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 311.363 warga di tujuh provinsi bertumbangan terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kondisi yang paling memprihatinkan terjadi pada kelompok rentan. Dari total akumulasi kasus tersebut, sebanyak 70.239 penderita merupakan anak di bawah lima tahun (balita), sementara 49.634 kasus lainnya menghantam kelompok lanjut usia (lansia).
Gempuran asap beracun ini mengepung 65 kabupaten dan kota yang tersebar di tujuh provinsi: Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
“Data Kemenkes per 17 Oktober 2026 mencatat 70.239 kasus ISPA pada anak berusia di bawah lima tahun dari total kumulatif 311.363 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla,” tulis laporan resmi Kemenkes, Minggu (18/10/2026).
Laju kasus harian terpantau masih sangat tinggi. Pada 17 Oktober 2026 saja, terdapat 2.609 kasus baru ISPA, menyusul 3.827 kasus yang tercatat pada hari sebelumnya.
Pemerintah saat ini terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah terdampak. Dalam klasifikasi ini, nilai ISPU 101–199 masuk kategori tidak sehat, 200–299 sangat tidak sehat, dan lonjakan di atas 300 tergolong sangat berbahaya bagi pernapasan. Kemenkes juga tengah merampungkan pemisahan data khusus untuk mendeteksi jumlah korban dari kalangan ibu hamil serta penderita asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). **(Kusuma/Mun)
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RAGAM18/10/2026 23:00 WIBKaki Bau? Jangan Anggap Sepele
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
RAGAM18/10/2026 17:00 WIBBMKG Ingatkan Pesisir Jakarta hingga Bali Terancam Rob
-
POLITIK18/10/2026 11:00 WIBMTI Minta Parpol Gunakan Rekam Jejak untuk Menyeleksi Pemimpin
-
DUNIA18/10/2026 12:00 WIBNama Mohammad Jadi Bahan Lawakan Trump
-
NASIONAL18/10/2026 22:00 WIBAsap Karhutla Tak Kunjung Padam, Mahasiswa UGM Surati Bos ASEAN

















