OLAHRAGA
Calvin Verdonk Tinggalkan NEC Nijmegen, Segera Gabung Klub Prancis Lille
AKTUALITAS.ID – Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk dipastikan segera meninggalkan klub Belanda NEC Nijmegen untuk bergabung dengan raksasa Liga Prancis, Lille OSC, pada bursa transfer musim panas ini.
Kabar kepindahan Verdonk dikonfirmasi jurnalis Italia kenamaan, Fabrizio Romano, yang menyebut Lille sudah mencapai kesepakatan dengan NEC Nijmegen. Klub Ligue 1 itu rela merogoh kocek 3 juta euro atau sekitar Rp56 miliar untuk memboyong bek kiri berusia 28 tahun tersebut.
Verdonk akan memainkan laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen saat timnya bertandang ke markas Fortuna Sittard, Minggu (31/8/2025) pukul 17.15 WIB. Setelah itu, ia langsung terbang menuju Prancis untuk menjalani tes medis dan merampungkan proses transfernya.
Padahal, Verdonk sejatinya masih terikat kontrak dengan NEC hingga musim panas 2028 setelah memperpanjang kontrak tahun lalu. Namun, Lille berhasil meyakinkan klub Belanda itu untuk melepas sang pemain.
Sejak didatangkan NEC pada 2022, Verdonk menjadi pilar penting di lini pertahanan. Total ia tampil dalam 164 pertandingan, mencetak 8 gol dan menyumbang 9 assist dari 12.809 menit bermain. Perannya semakin vital sejak hengkangnya Souffian El Karouani pada 2023.
Sebelum membela NEC, pemain berdarah Aceh itu sempat memperkuat sejumlah klub Belanda, mulai dari Feyenoord, PEC Zwolle, hingga sempat merasakan pengalaman di Liga Portugal bersama FC Famalicão.
Di level internasional, Verdonk resmi menjadi bagian Timnas Indonesia sejak 2024. Ia telah mencatat 10 penampilan, dengan debut dilakukan saat menghadapi Filipina pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kepindahan Verdonk ke Lille menambah daftar pemain Indonesia yang berkarier di liga top Eropa. Publik Tanah Air pun menantikan kiprahnya di kompetisi Ligue 1 bersama tim yang pernah menjuarai Liga Prancis musim 2020/2021 itu. (YAN KUSUMA/DIN)
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
NUSANTARA04/07/2026 07:30 WIBGempa M4,5 Guncang Waikabubak Tengah Malam
-
NUSANTARA04/07/2026 12:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau ke Level III
-
POLITIK04/07/2026 10:00 WIBPAN Copot Syah Afandin Usai Terjaring OTT KPK
-
POLITIK04/07/2026 07:00 WIBPDIP Sebut Cerita Jokowi Sulit Dipercaya
-
NASIONAL04/07/2026 13:00 WIBWaka MPR: Saatnya Indonesia Buktikan Potensi Energi Hijau
-
OTOTEK04/07/2026 09:30 WIBNASA: Bumi Bergerak Mengelilingi Titik yang Berbeda
-
DUNIA04/07/2026 08:00 WIBIran Ancam AS-Israel Jelang Pemakaman Khamenei

















