FOTO
FOTO: Asa Raga Melindungi Tuah, Menjaga Marwah di Sungai Kuantan
AKTUALITAS.ID – Riak Sungai Kuantan kembali bergetar ketika jalur-jalur panjang berpacu di ajang Pacu Jalur 2025. Ribuan penonton dari domestik maupun internasional memenuhi tepian Narosa, bersorak menyemangati para pendayung yang memecah arus. Dari deretan jalur yang berlaga, satu tim hadir dengan cerita berbeda yaitu Tim Jalur Raga Polda Riau.
Untuk pertama kalinya, Polda Riau ikut terjun dalam tradisi akbar masyarakat Kuantan Singingi ini. Mereka datang bukan untuk mengejar ambisi gelar juara, melainkan membawa pesan untuk menjaga budaya dan merawat alam sebagai warisan bersama.
Nama Raga menyiratkan harapan yang diwujudkan lewat tindakan. Dayung yang mereka kayuh bukan hanya gerak fisik, tetapi juga simbol komitmen menjaga tradisi Pacu Jalur yang harus tetap hidup, sungai tetap bersih, dan alam tetap terjaga.
Sorak-sorai pecah di tepian Narosa ketika Tim Jalur Raga melaju. Bukan karena mereka tercepat, melainkan karena makna yang mereka bawa. Olahraga rakyat Pacu jalur bukan semata lomba adu cepat, melainkan cermin kehidupan budaya hanya akan bertahan jika manusia dan alam saling menjaga.
Kehadiran perdana Tim Jalur Raga menjadi jejak baru dalam ajang pacu jalur. Mereka mengajak untuk melestarikan tradisi, juga melestarikan sungai, hutan, dan marwah masyarakat Riau. Sebab tanpa alam yang terjaga, tidak akan ada tradisi pacu jalur yang bisa diwariskan. (Kiki Budi Hartawan).
-
NUSANTARA15/07/2026 08:30 WIBIsu Mogok Sopir Picu Kelangkaan BBM di Sumut
-
FOTO15/07/2026 23:00 WIBFOTO: Demo Tolak MBG di Kejagung
-
EKBIS15/07/2026 11:30 WIBSelat Hormuz Bergejolak, Harga Minyak Langsung Melonjak
-
EKBIS15/07/2026 16:00 WIBKadin: Krisis BBM Bisa Picu Inflasi dan Hancurkan UMKM
-
DUNIA15/07/2026 12:00 WIBTrump Klaim Mojtaba Khamenei 90% Tewas
-
NUSANTARA15/07/2026 13:30 WIBTrobos Suparno: Daulat Pangan Penentu Kedaulatan Negara
-
POLITIK15/07/2026 19:00 WIBRay Rangkuti Nilai Gibran Masih Sulit Diterima Publik
-
NASIONAL15/07/2026 10:00 WIBKPK Bidik Dugaan Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah

















