EKBIS
Rupiah Masih Stabil di Tengah Dinamika Mata Uang Asia
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (9/12/2024) menunjukkan pergerakan yang stabil di tengah dinamika mata uang Asia. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.27 WIB, rupiah berada di level Rp 15.857 per dolar AS, hanya mengalami koreksi tipis sebesar 12,5 poin atau 0,08% dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Di tengah fluktuasi pasar global, mata uang Benua Kuning menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Yen Jepang misalnya, berhasil menguat 0,03% ke level 149,9 yen per dolar AS. Demikian pula dengan dolar Singapura dan baht Thailand yang masing-masing menguat 0,05% dan 0,12%.
Meski beberapa mata uang lain seperti dolar Hong Kong, won Korea, dan yuan Tiongkok melemah, rupiah tetap menunjukkan ketangguhannya dengan fluktuasi yang relatif kecil. Performa ini mencerminkan kemampuan ekonomi Indonesia untuk tetap bertahan di tengah tekanan pasar global.
Sebagai catatan, kondisi stabilitas ekonomi yang didukung oleh berbagai kebijakan moneter dan fiskal pemerintah turut menjadi pilar dalam menjaga kinerja rupiah. Hal ini menjadi sinyal positif bagi investor, baik domestik maupun internasional, untuk terus menaruh kepercayaan pada pasar keuangan Indonesia.
Dengan dinamika seperti ini, para pelaku pasar diharapkan tetap optimistis dan terus memantau perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi nilai tukar di masa mendatang. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
DUNIA25/09/2026 08:00 WIBPresiden Iran Tantang AS di Sidang PBB
-
JABODETABEK25/09/2026 07:30 WIBRemaja Bogor Tega Habisi Ayahnya Sendiri
-
NUSANTARA25/09/2026 08:30 WIBGempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
NASIONAL25/09/2026 06:00 WIBMori Hanafi Desak Anggaran Transmigrasi Dirombak
-
NASIONAL25/09/2026 09:00 WIBBengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU
-
POLITIK25/09/2026 07:00 WIBDeddy: Pileg Jadi ‘Tiket’ Pilpres Sudah Tak Relevan
-
NASIONAL24/09/2026 20:00 WIBDPR Desak Tindak Lanjut Temuan Ombudsman

















