EKBIS
Data Bapanas 28 Juli: Harga Beras Premium Naik 8,85%, Daging dan Telur Ayam Relatif Stabil
AKTUALITAS.ID – Harga bahan pangan pokok, terutama beras, menunjukkan tren kenaikan yang signifikan di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Senin pagi (28/7/2025), harga rata-rata beras premium dan medium di tingkat konsumen telah melonjak jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Lonjakan harga beras ini menjadi sorotan utama karena terjadi secara merata di semua zona wilayah. Harga rata-rata nasional untuk beras premium kini menyentuh angka Rp16.219 per kilogram, atau 8,85% lebih tinggi dari HET nasional sebesar Rp14.900/kg.
Situasi serupa terjadi pada beras medium, yang harganya naik lebih tajam sebesar 14,24% di atas HET. Harga rata-rata nasionalnya kini tercatat Rp14.280 per kilogram, sementara HET yang ditetapkan adalah Rp12.500/kg.
Di tengah kenaikan ini, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog menjadi alternatif bagi masyarakat. Harganya terpantau stabil dengan rata-rata nasional Rp12.488 per kilogram, sedikit di bawah HET.
Bagaimana dengan Harga Pangan Lainnya?
Selain beras, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan, sementara beberapa lainnya relatif stabil.
Komoditas yang Naik:
Bawang Merah: Rp47.564/kg (naik 14,61% di atas Harga Acuan Pembelian/HAP).
Minyakita: Rp17.324/liter (naik 10,34% dari HET Rp15.700/liter).
Gula Konsumsi: Rp18.183/kg.
Bawang Putih Bonggol: Rata-rata nasional Rp37.277/kg, namun menembus Rp50.000/kg di wilayah Indonesia Timur.
Komoditas yang Relatif Stabil:
Daging Ayam Ras: Rp35.456/kg (di bawah HAP Rp40.000/kg).
Telur Ayam Ras: Rp29.123/kg (mendekati batas HAP Rp30.000/kg).
Daging Sapi Murni: Rp133.687/kg.
Cabai Rawit Merah: Rp54.930/kg (masih dalam rentang HAP).
Kenaikan harga beras dan sejumlah bahan pokok ini menuntut perhatian serius dari para pemangku kebijakan. Langkah-langkah strategis untuk evaluasi distribusi dan pasokan sangat diharapkan publik agar stabilisasi harga dapat segera tercapai dan daya beli masyarakat tetap terjaga. (Yoke Firmansyah/Mun)
-
JABODETABEK02/09/2026 20:00 WIBAchmad Daeng Sere: Anggaran Komdigi Harus Perhatikan KPI dan Dewan Pers
-
NASIONAL02/09/2026 21:28 WIBGus Ipul Sayangkan Cak Imin Kaitkan NU dengan PMII dan HMI
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
EKBIS02/09/2026 20:30 WIBBeras Premium Langka, Mendag Minta Bulog Perkuat Pasokan ke Ritel
-
NUSANTARA02/09/2026 21:00 WIBGus Hilmy Dorong Orang Tua Anak Disabilitas Menulis untuk Lawan Stigma
-
EKBIS02/09/2026 22:00 WIBEkspor CPO dan Produk Turunannya Naik 5,49 Persen hingga Juli 2026
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL02/09/2026 23:59 WIBKementerian Kebudayaan Tetetapkan 742 Cagar Budaya Nasional, Total Jadi 1.485
















