DUNIA
Protes Massal di Bangkok, 10 Ribu Orang Tuntut Mundurnya PM Thailand
AKTUALITAS.ID – Sekitar 10.000 orang diperkirakan mengikuti aksi protes besar anti-pemerintah yang digelar oleh aliansi sipil patriotik United Front to Defend Thai Sovereignty, Sabtu (2/8/2025), di kawasan Monumen Kemenangan, Bangkok.
Komisaris Kepolisian Metropolitan Bangkok, Sayam Boonsom, mengatakan bahwa aksi yang telah mengantongi izin resmi tersebut dimulai pukul 12.00 siang waktu setempat, namun panggung utama sudah dibuka sejak pukul 10.00 pagi karena massa mulai memadati lokasi lebih awal.
Para demonstran menyuarakan tiga tuntutan utama:
- Pengunduran diri segera Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra, yang saat ini diberhentikan sementara karena sedang menunggu putusan Mahkamah Konstitusi terkait dugaan pelanggaran etika konstitusional.
- Penarikan seluruh partai dari koalisi pemerintahan saat ini.
- Komitmen tegas dari pemerintah untuk membela kedaulatan nasional Thailand, terutama dari dugaan pelanggaran wilayah oleh negara tetangga, Kamboja.
“Aksi ini berjalan kondusif sejauh ini. Para pengunjuk rasa juga bekerja sama dengan aparat agar akses ke dua rumah sakit terdekat tidak terganggu,” ujar Sayam.
Polisi mengerahkan 2.000 personel untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Protes ini menjadi yang kedua kalinya dilakukan oleh United Front to Defend Thai Sovereignty terhadap pemerintahan Shinawatra. Aksi pertama digelar pada 29 Juni lalu dan dihadiri sekitar 6.000 peserta.
Ketegangan antara Thailand dan Kamboja sempat meningkat menyusul bentrokan bersenjata lima hari di perbatasan. Namun, pada 28 Juli, kedua negara sepakat melakukan gencatan senjata.
Aksi protes kali ini menjadi sorotan publik sebagai bentuk meningkatnya ketidakpuasan terhadap pemerintahan dan isu kedaulatan yang semakin memanas di kawasan Asia Tenggara. (ARI WIBOWO/DIN)
-
POLITIK02/07/2026 19:30 WIBSurvei Citra Institute: Lagu MBG Lebih Dongkrak Citra Golkar daripada Bahlil
-
RIAU02/07/2026 16:30 WIBWabup Bagus Santoso: Polri Terus Jaga Keamanan dan Layani Masyarakat
-
RAGAM02/07/2026 14:40 WIBDelapan Buku Puisi Esai Denny JA Resmi Terbit dalam Bahasa Inggris, Hadir di Google Books untuk Pembaca Dunia
-
NASIONAL02/07/2026 06:00 WIBDKPP: Jangan Jadikan Medsos sebagai Pengadilan Kebenaran
-
NASIONAL02/07/2026 20:30 WIBKemensos Tindak Pendamping PKH yang Terbukti Rangkap Pekerjaan
-
RAGAM02/07/2026 20:00 WIBBakal Hadir Drama Komedi Romantis yang Dibintangi Lee Min Ho
-
POLITIK02/07/2026 09:00 WIBGerindra Pastikan Tak Ada Keretakan Hubungan Prabowo dan Jokowi
-
POLITIK02/07/2026 18:00 WIBDKPP Tegaskan Peran Media Massa Penting untuk Transparansi Penegakan Kode Etik Pemilu

















