EKBIS
SPHP Bulog Tekan Harga Beras, Gabah Petani Turun di Tengah Panen Raya
AKTUALITAS.ID – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Perum Bulog mulai menunjukkan hasil nyata. Penyaluran beras secara masif di seluruh wilayah Indonesia membuat harga beras di pasar berangsur turun, diikuti penurunan harga gabah di tingkat petani.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan sejak awal Agustus pihaknya menggelontorkan beras SPHP serentak di seluruh Indonesia.
“Harga kembali terkendali, pasokan aman, dan kepanikan masyarakat mereda. Kami berkomitmen memastikan rakyat mendapat akses pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya di Jakarta, Jumat (15/8/2025)
Stok beras Bulog saat ini berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Sementara di hulu, harga gabah kering panen (GKP) di sejumlah daerah produsen terkoreksi, seiring masuknya musim panen raya.
Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan penurunan harga GKP pada periode 1–14 Agustus 2025, di antaranya:
- Aceh: Rp7.750 → Rp6.900
- Jambi: Rp6.867 → Rp6.720
- Sumatera Selatan: Rp6.666 → Rp6.543
- Jawa Tengah: Rp6.814 → Rp6.809
- Yogyakarta: Rp6.608 → Rp6.547
- Banten: Rp6.527 → Rp6.500
- Kalimantan Selatan: Rp6.581 → Rp6.533
- Sulawesi Barat: Rp6.759 → Rp6.730
Selain faktor panen, penurunan harga juga dipicu intervensi besar-besaran Bulog melalui Bantuan Pangan (338 ribu ton pada Juni–Juli) dan penyaluran 29 ribu ton beras SPHP sejak Juli. Distribusi dilakukan lewat tujuh jalur strategis, mulai dari pengecer pasar rakyat, koperasi desa, outlet pangan pemerintah daerah, Gerakan Pangan Murah, outlet BUMN, Rumah Pangan Kita, hingga toko modern.
Dampaknya terasa di 19 provinsi, termasuk Aceh, Jawa Barat, Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Lampung, Sulawesi Selatan, hingga Papua Selatan. Di wilayah-wilayah tersebut, harga beras medium turun signifikan, meringankan beban masyarakat dan pedagang kecil.
Bulog memastikan program SPHP berlanjut hingga akhir tahun demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh pelosok negeri, sehingga masyarakat dapat menyambut peringatan kemerdekaan dengan tenang. (PURNOMO/DIN)
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Melejit ke Rp2,695 Juta/Gram
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
NASIONAL18/08/2026 14:00 WIBKomisi III Targetkan RUU Rampung Sebelum Desember
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
NASIONAL18/08/2026 17:16 WIBAkademisi UKI: Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Emas 2045
-
NASIONAL18/08/2026 16:00 WIBEddy Soeparno Dukung Target Ekonomi 6%

















