Berita
Jelang Tahun Baru, Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi
Status Anak Krakatau berada di Level II atau Waspada.
AKTUALITAS.ID – Gunung Anak Krakatau , kembali erupsi pagi tadi, sekitar pukul 05.30 WIB. Ketinggian kolom abunya, diperkirakan sekitar 50 meter.
“Ya, tadi pagi kembali erupsi,” kata Kepala Pos Pantau GAK Lampung, Andi Suandi, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Minggu (29/12/2019).
Menurut Andi, eruspi itu merupakan hal wajar, apalagi gunung berapi yang masih dalam tahap pertumbuhan seperti Gunung Anak Krakatau (GAK). Masyarakat pun diimbau, tidak beraktivitas di dekat Anak Krakatau yang pernah longsor dan menyebabkan tsunami senyap di pesisir Banten dan Lampung tersebut.
“Imbauannya tetap, masyarakat tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari gunung. Erupsi itu yang pertama kali terjadi di bulan ini,” ujar dia.
Berdasarkan data yang diberikan, ketinggian Gunung Anank Krakatau (GAK) kini mencapai 157 meter dari permukaan laut (mdpl) dan berada di tengah perairan Selat Sunda.
Di puncak kawahnya mengeluarkan asap putih tipis, dengan ketinggian 125 meter. Aktivitas kegempaan di gunung masih terus terasa dan berlangsung dengan frekuensi rendah sebanyak 30 kali dengan durasi enam sampai 15 detik.
Kemudian, kegempaan terus-menerus atau tremor juga terekam dengan amplitudo 0,5-6 milimeter (mm).
Sementara itu, status Anak Krakatau berada di Level II atau Waspada.
-
EKBIS30/05/2026 11:00 WIBPembelian Dolar Dibatasi BI, Sinyal Krisis Rupiah?
-
OASE30/05/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Kedudukan Anak yang Sering Dilupakan
-
NASIONAL30/05/2026 06:00 WIBDPR Dukung Koordinasi TNI-Polri Hadapi Begal Jalanan
-
JABODETABEK30/05/2026 11:30 WIBTragis! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel
-
POLITIK30/05/2026 07:00 WIBPDIP Sebut Jokowi Tak Mampu Selamatkan PSI
-
JABODETABEK30/05/2026 06:30 WIBPolisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan WN Korsel di Tambun
-
DUNIA30/05/2026 12:00 WIBPBB Tuding Israel Lakukan Kejahatan Seksual di Zona Konflik
-
EKBIS29/05/2026 23:00 WIBESDM Pastikan BBM Subsidi Aman di Tengah Rupiah yang Terus Melemah

















