RAGAM
Tangani Tumor Payudara, Diperlukan Deteksi Dini
AKTUALITAS.ID – Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) memperkirakan pada 2022 terdapat 66.271 kasus baru kanker payudara di Indonesia dengan 22.598 kematian. Sementara prevalensi lima tahun mencapai sekitar 209.748 orang, atau perkiraan jumlah pasien yang masih hidup dalam lima tahun setelah diagnosis.
Dokter spesialis bedah onkologi di Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Ivan Rinaldy mengatakan deteksi dini melalui pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menangani tumor payudara, mengingat kelainan tersebut tidak selalu menimbulkan rasa nyeri pada tahap awal.
“Banyak pasien datang karena menemukan benjolan yang sebenarnya sudah ada cukup lama, tetapi tidak terasa sakit sehingga dianggap tidak berbahaya. Padahal, tumor payudara terutama yang ganas tidak selalu menimbulkan nyeri pada tahap awal. Karena itu, setiap benjolan baru yang menetap harus diperiksakan,” kata dr. Ivan Rinaldy dalam keterangan di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan tumor payudara sering kali diawali dengan perubahan kecil yang tidak disadari. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain munculnya benjolan baru di payudara atau ketiak, perubahan bentuk atau ukuran payudara, perubahan pada kulit payudara seperti menebal atau berkerut, puting tertarik ke dalam, hingga keluarnya cairan dari puting yang tidak berkaitan dengan menyusui.
Menurutnya, upaya deteksi dini dapat dilakukan melalui beberapa langkah pemeriksaan. Pertama adalah SADARI atau periksa payudara sendiri yang dianjurkan dilakukan sebulan sekali, idealnya pada hari ketujuh hingga kesepuluh setelah menstruasi. Bagi perempuan yang sudah menopause, pemeriksaan dapat dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulan.
Langkah kedua adalah SADANIS (pemeriksaan payudara klinis), yakni pemeriksaan klinis oleh dokter untuk mengevaluasi kondisi payudara serta kelenjar di area ketiak dan sekitar tulang selangka. Jika diperlukan, pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan melalui ultrasonografi (USG), mammografi, atau magnetic resonance imaging (MRI) payudara.
“Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin seperti SADARI dan SADANIS sangat penting untuk menemukan masalah lebih awal. Dengan teknologi yang semakin maju, kita dapat mendeteksi kelainan dengan lebih tepat dan lebih cepat, memberikan kesempatan lebih besar untuk pengobatan yang efektif,” ujar dr. Ivan.
Penanganan tumor payudara bergantung pada jenis dan stadium penyakit. Pada tumor jinak seperti fibroadenoma atau kista, pasien umumnya hanya memerlukan pemantauan berkala. Namun, jika benjolan membesar atau menimbulkan keluhan, dokter dapat menyarankan prosedur pengangkatan melalui operasi kecil.
Sementara pada tumor ganas atau kanker payudara, pengobatan dilakukan melalui pendekatan multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis bedah onkologi, radiologi, patologi, dan ahli kanker lainnya. Metode terapi dapat berupa operasi seperti lumpektomi atau mastektomi, kemoterapi, radioterapi, hingga terapi hormon dan imunoterapi.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Margareth Aryani Santoso mengatakan pihaknya menyediakan layanan Breast Clinic di Women’s Health Center untuk mendukung pemeriksaan dan penanganan tumor payudara secara terpadu.
“Kami memahami bahwa menemukan benjolan pada payudara seringkali menimbulkan rasa cemas dan ketakutan bagi banyak orang. Karena itu, kami menghadirkan layanan yang tidak hanya lengkap dari sisi fasilitas dan teknologi medis, tetapi juga memberikan rasa aman dan pendampingan bagi pasien dalam setiap tahap pemeriksaan hingga pengobatan,” ujarnya.
(Purnomo/goeh)
-
FOTO05/03/2026 08:54 WIBFOTO: Pidato AHY di Bukber Partai Demokrat
-
DUNIA04/03/2026 23:30 WIBSpanyol: AS Tidak Beritahu Sekutunya soal Serangan ke Iran
-
NASIONAL05/03/2026 00:02 WIBKasus Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri dan Hidrokuinon Dibongkar Polisi
-
RIAU05/03/2026 16:00 WIBPolda Riau Gagalkan Perdagangan Ilegal Narkotika Jenis Heroin
-
NASIONAL05/03/2026 11:00 WIBRemaja Tewas Ditembak, DPR RI Desak Polri Evaluasi Ketat Penggunaan Senjata
-
EKBIS05/03/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Naik Tipis ke Rp3,049 Juta per Gram
-
JABODETABEK05/03/2026 05:30 WIBPeringatan Dini BMKG 5 Maret: 3 Wilayah Jakarta Status Siaga Hujan Lebat
-
NUSANTARA05/03/2026 08:30 WIBCuri Labu Siam, Lansia di Cianjur Meninggal Dipukuli Tetangga

















