Connect with us

DUNIA

Jet Tempur Israel Luluhlantakkan Al-Rimal Gaza

Aktualitas.id -

Ilustrasi jet tempur Israel bom Gaza, foto: aktualitas.id ai

AKTUALITAS.ID – Langit Kota Gaza kembali berubah menjadi lautan api. Serangan udara besar-besaran Israel menghantam kawasan padat penduduk Al-Rimal pada Jumat (15/5/2026) malam, menewaskan sedikitnya tujuh warga Palestina dan melukai puluhan lainnya. Ledakan dahsyat mengguncang permukiman sipil saat jet tempur Israel membombardir gedung dan kendaraan yang diklaim terkait komandan senior Hamas.

Di tengah pembicaraan gencatan senjata yang belum menemui titik terang, Israel justru melancarkan salah satu serangan paling mematikan dalam beberapa pekan terakhir.

Jurnalis di Gaza melaporkan jet tempur Israel menyerang sebuah gedung di persimpangan Abu al-Kas, kawasan Al-Rimal, Kota Gaza.

Serangan itu memicu kehancuran besar dan kepanikan warga sipil yang berhamburan menyelamatkan diri di tengah dentuman rudal.

Laporan medis menyebut sedikitnya tujuh warga Palestina syahid, termasuk tiga perempuan dan seorang anak-anak.

Sementara lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka, beberapa dalam kondisi kritis akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Tim ambulans dan pertahanan sipil dilaporkan kesulitan menjangkau lokasi karena parahnya kerusakan dan banyaknya puing bangunan yang menutup akses jalan.

Rumah-rumah sakit di Gaza yang sejak lama berada di ambang kolaps akibat perang berkepanjangan kembali kewalahan menerima gelombang korban.

Beberapa jam usai serangan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Menteri Pertahanan Israel Katz mengklaim operasi tersebut menargetkan Izz al-Din al-Haddad, salah satu komandan paling senior Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas.

Namun hingga kini, Israel belum memastikan apakah Haddad benar-benar tewas dalam serangan tersebut.

Media Israel melaporkan operasi dilakukan secara masif menggunakan tiga jet tempur yang meluncurkan 13 bom dan rudal ke target.

Israel menyebut apartemen dan kendaraan yang dihantam merupakan bagian dari operasi eliminasi terhadap Haddad yang selama ini masuk daftar buruan utama Tel Aviv.

Hingga Jumat malam, Hamas maupun Brigade Al-Qassam belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim Israel tersebut.

Nasib Haddad juga masih belum diketahui secara pasti.

Di tengah eskalasi perang yang terus meningkat, kondisi kemanusiaan di Gaza dilaporkan semakin memburuk.

Pasokan medis menipis, rumah sakit kewalahan, dan lembaga kemanusiaan internasional terus memperingatkan ancaman runtuhnya infrastruktur vital akibat bombardir tanpa henti di wilayah tersebut. (Mun)

TRENDING