NASIONAL
Golkar: Pendidikan Indonesia Sudah Masuk Zona Bahaya
AKTUALITAS.ID – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menilai kondisi pendidikan di Indonesia saat ini berada dalam situasi kritis dan memprihatinkan.
Dalam sebuah diskusi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2026), Mekeng bahkan mengibaratkan kondisi pendidikan nasional sudah berada di “lampu merah”.
“Jadi singkatnya, ini masalah pendidikan sudah dalam kondisi yang lampu merah kalau menurut saya,” kata Mekeng.
Ia memperingatkan bahwa jika tidak segera dibenahi, Indonesia akan semakin tertinggal, termasuk dalam capaian bidang sains dan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, salah satu akar persoalan utama terletak pada pengelolaan anggaran pendidikan yang belum optimal untuk meningkatkan kualitas guru dan dosen.
“Kalau anggarannya bisa dibesarkan, kementerian pendidikan bisa membuat kebijakan yang mengangkat kualitas dosen, guru, dan anak didik kita,” ujarnya.
Mekeng juga menyoroti kondisi guru honorer dan dosen yang dinilai masih jauh dari sejahtera, meski menjadi tulang punggung pendidikan nasional.
Ia menyebut banyak guru honorer bekerja di berbagai daerah untuk mengisi kekosongan tenaga pendidik akibat keterbatasan guru berstatus ASN.
“Pada saat ini guru honorer tetap menjadi tulang punggung sistem pendidikan di berbagai pelosok Nusantara,” katanya.
Politikus Partai Golkar itu menilai terdapat ketimpangan serius dalam sistem pendidikan, mulai dari rendahnya upah, ketidakpastian status hukum, hingga diskriminasi dalam rekrutmen ASN.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan masih buramnya wajah pendidikan nasional yang belum memberikan penghargaan layak terhadap tenaga pendidik.
“Permasalahan guru honorer, dosen, dan tenaga kependidikan lainnya berupa rendahnya upah di bawah standar hidup layak, ketidakpastian status hukum, dan diskriminasi dalam rekrutmen ASN,” tegasnya.
Mekeng pun meminta pemerintah segera melakukan reformasi menyeluruh, khususnya dalam hal anggaran, sistem rekrutmen, serta pemerataan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. (Bowo/Mun)
-
OPINI25/05/2026 17:29 WIBSengkon dan Karta Jadi Pengingat Bagi Para Penegak Hukum
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 17:00 WIBRawan Pemerkosaan, Polisi Larang Warga Masuk Kawasan Kali Wania Mimika
-
NASIONAL25/05/2026 19:15 WIBKemnaker Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Buruh PT Epson
-
EKBIS25/05/2026 22:00 WIBPembangunan PLTA Batoq Kelo Berkapasitas 300 MW Resmi Dimulai
-
POLITIK25/05/2026 18:30 WIBJokowi Keliling Indonesia, Pengamat: Cek Ombak Politik dan Pulihkan Citra
-
RIAU25/05/2026 20:30 WIBPolice Go To School, Satlantas Inhu Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
-
POLITIK25/05/2026 17:16 WIBKhawatir Elektabilitas Gibran di 2029, Ini Alasan Jokowi Ingin Keliling Indonesia
-
PAPUA TENGAH25/05/2026 23:00 WIBSatreskrim Mimika Olah TKP Perusakan Tembok Keuskupan, 4 Orang Dilaporkan

















