NUSANTARA
Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi
AKTUALITAS.ID – Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali meningkat pada Rabu (8/7/2026). Gunung api yang berada di Selat Sunda itu tercatat mengalami serangkaian erupsi sejak dini hari hingga pagi, berbarengan dengan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,3 yang mengguncang wilayah Banten.
Data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan Gunung Anak Krakatau telah beberapa kali memuntahkan material vulkanik. Pada pagi hari saja, erupsi tercatat terjadi pukul 08.42 WIB, 09.35 WIB, dan 09.54 WIB.
Letusan terakhir menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 100 meter di atas puncak, dengan abu vulkanik berwarna hitam pekat mengarah ke barat laut.
“Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut,” tulis PVMBG dalam laporan resminya.
Namun jika dihitung sejak dini hari, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau jauh lebih intens. Erupsi telah terjadi berulang kali sejak pukul 00.11 WIB, disusul letusan pada 05.50 WIB, 07.11 WIB, 08.42 WIB, 09.35 WIB, hingga 09.54 WIB, menunjukkan gunung api tersebut masih sangat aktif.
Di saat yang hampir bersamaan, BMKG melaporkan gempa bumi Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Selat Sunda sekitar pukul 02.44 WIB.
Episentrum gempa berada sekitar 62 kilometer barat daya Sumur, Banten, dengan kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.
Meski sempat membuat masyarakat khawatir, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga pemantauan pukul 03.05 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan.
Di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik, status Gunung Anak Krakatau masih berada di Level III (Siaga). PVMBG kembali mengingatkan masyarakat, wisatawan, maupun nelayan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif karena potensi lontaran material vulkanik masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, BPBD Provinsi Banten memastikan kawasan wisata pantai seperti Anyer, Carita, hingga Tanjung Lesung masih dinilai aman untuk dikunjungi karena lokasinya berada sekitar 40 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Kepala BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, meminta masyarakat tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas gunung api.
Menurutnya, erupsi yang terjadi saat ini masih berada di area gunung dan belum memberikan dampak langsung terhadap kawasan wisata pesisir.
Meski demikian, masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau maupun potensi bencana susulan. (Irawan/Mun)
-
NASIONAL07/07/2026 18:00 WIBKPK Periksa Sembilan Saksi Kasus Suap Bupati Muara Enim
-
NASIONAL07/07/2026 19:44 WIBLonjakan Harta Zita Anjani, AHY, dan Ibas di LHKPN Berujung Desakan Audit dan Laporan ke KPK
-
NASIONAL07/07/2026 16:00 WIBRUU Keaman Siber Beri Peran Penyidikan bagi TNI, Ini Kata Komisi I
-
NASIONAL07/07/2026 14:47 WIBKejari Jabar Diminta Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Helikopter oleh KPU
-
RAGAM07/07/2026 15:30 WIBNegara Milik Andara? Gurita Kekuasaan Raffi Ahmad Kepung BUMN dan Birokrasi
-
DUNIA07/07/2026 15:00 WIBKerusuhan Berdarah Guncang Penjara Sri Lanka
-
NASIONAL07/07/2026 20:32 WIBPemerintah Tolak Bentuk Tim Investigasi Kasus Penembakan Pilot AS di Papua
-
NASIONAL07/07/2026 21:30 WIBYusril: Agama, Etika, dan Konstitusi Jadi Pilar Demokrasi Indonesia

















