Connect with us

NASIONAL

Menko AHY Janji Ungkap Dalang Tragedi KM Mutiara Sentosa

Aktualitas.id -

Menko AHY, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Pemerintah bergerak cepat merespons kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, yang menewaskan lima penumpang dan memaksa ratusan lainnya dievakuasi. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan penyebab insiden tersebut akan diusut melalui investigasi menyeluruh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

AHY menegaskan, pemerintah tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kebakaran dan memilih menunggu hasil penyelidikan resmi agar fakta di balik insiden tersebut dapat terungkap secara utuh.

“Pemerintah segera meluncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” tegas AHY di Bangkalan, Jawa Timur.

Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan seluruh penumpang yang terdampak mendapat penanganan terbaik. Saat ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, bersama tim SAR dan kapal-kapal patroli, masih melakukan verifikasi data penumpang serta memastikan seluruh proses evakuasi berjalan tuntas.

BACA JUGA  Menko AHY Harap Bandara Bali Bisa Terus Layani Masyarakat Dengan Baik Selama Nataru

Menurut AHY, investigasi KNKT akan mencakup seluruh aspek penting, mulai dari kondisi teknis kapal, kesiapan awak kapal, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, hingga faktor cuaca saat pelayaran berlangsung.

“Investigasi akan dilakukan oleh KNKT dan membutuhkan waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya,” ujarnya.

AHY menegaskan tragedi ini harus menjadi evaluasi serius bagi sektor transportasi laut nasional. Ia mengingatkan bahwa keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan.

“Safety first harus menjadi prioritas. SOP dijalankan, protap dijalankan, keselamatan penumpang nomor satu. Cuaca harus dimitigasi dan kapal harus selalu dipastikan dalam kondisi laik laut,” katanya.

Sebelumnya, KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar dilaporkan terbakar di perairan utara Sumenep pada Minggu (2/8/2026). Kapal tersebut membawa sekitar 250 penumpang saat insiden terjadi.

BACA JUGA  AHY Tinjau Sekolah Rakyat di Bengkulu, Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menjelaskan informasi pertama diterima dari Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB, kemudian dikonfirmasi oleh operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran, satu menit kemudian.

“Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar dengan POB sekitar 250 orang terbakar,” kata Nanang.

Berdasarkan laporan nakhoda, kebakaran diduga mulai terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB di perairan utara Madura. Setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan kapal terputus.

Tim SAR segera menggelar operasi pencarian dan penyelamatan. Koordinasi dilakukan dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, hingga Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget.

Hasil komunikasi dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.

BACA JUGA  Kebakaran Dahsyat Hantam KMP Mutiara Sentosa 2

Saat ditemukan, kondisi kapal dilaporkan hampir habis dilalap api.

“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” ungkap Nanang.

Hingga Minggu malam pukul 21.00 WIB, tim SAR mencatat 236 penumpang berhasil dievakuasi, terdiri dari 231 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Tragedi ini kembali menjadi peringatan keras terhadap pentingnya standar keselamatan pelayaran di Indonesia. Hasil investigasi KNKT diharapkan mampu mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjadi dasar evaluasi agar insiden serupa tidak kembali merenggut korban jiwa. (Bowo/Mun)

TRENDING